Mohon tunggu...
Gading S
Gading S Mohon Tunggu...

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Pendidikan dan Masalahnya

2 Mei 2019   19:15 Diperbarui: 2 Mei 2019   20:06 0 0 0 Mohon Tunggu...
Pendidikan dan Masalahnya
20171025-072842-min-5ccade163623ae2093721996.jpg

Pendidikan dan masalahnya.

Hari ini 2 Mei kita memperingati Hardiknas atau Hari Pendidikan Nasional.

Ya, umumnya dihari ini lembaga pendidikan mengadakan acara seremonial semacam upacara untuk mengenang jasa pahlawan pendidikan khususnya Ki Hadjar Dewantara.

Acapkali pendidikan dianalogikan sebagai Investasi, ambil contoh filosofi lagu Annakonhi hamoraon di ahu bagi orang Batak, tak sekedar ungkapan tapi terdapat harapan disana. Dimana dengan menyekolahkan anak batak "satimbo-timbona" sesuai kemampuan "tolap gogo" diharapkan setiap generasi selanjutnya orang batak harus lebih tinggi kesejahteraan (prosperity), kedudukan (dignity) dan kesempurnaan (accomplishment). Filosofi itu sarat artinya, dimana meletakkan pendidikan sebagai syarat utama untuk dapat mencapai 3 tujuan mulia hidup batak itu.

Ya, dengan mendapatkan pendidikan diharapkan orang batak dapat meraih cita-cita dan impian orangtuanya lebih dari sekedar itu menaikkan harkat-derajat keluarga ditengah-tengah masyarakat.

Bagaimana dengan realita saat ini ?

Kami berpendapat pendidikan formal saat ini masih berkutat dengan permasalahan mendasar sebagai berikut ;

1. Akses dan Jaminan akses.

Saat ini Indonesia secara umumnya masih berkutat terhadap aksesibilitas atau hak mendapatkan pendidikan, khususnya anak yang hidup dalam garis kemiskinan.

Memang pemerintah sudah memprogramkan wajib belajar, kartu pintar, bantuan sekolah dan lainnya. Tapi besarnya tuntutan diluar kebutuhan sekolah membuat banyak Orangtua berkeluh kesah, ambil contoh Biaya perlengkapan sekolah, pendukung pembelajaran semacam LKS, dan konsumsi anak.

Ditambah lagi setoran-setoran diluar itu semacam pungutan komite, sumbangan pembangunan dan lain-lain.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3