Mohon tunggu...
Fransiskus K. Doken
Fransiskus K. Doken Mohon Tunggu... Membangun Indonesia Dari Pinggiran

Bekerja di BKKBN Flotim, Kompasianer,Penulis Website adobaladesa.id

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Kepala BKKBN Artikan 'Keluarga'Sebagai Kekuatan Negara

13 Desember 2019   09:00 Diperbarui: 13 Desember 2019   09:07 18 0 0 Mohon Tunggu...
Kepala BKKBN Artikan 'Keluarga'Sebagai Kekuatan Negara
kpla-bkkbn-5df2eecc097f360cf05782a2.jpeg

                                                       Kepala BKKBN dr.Hasto Wardoyo,Sp.oG memberikan sambutan Wisuda Akademi Keluarga Hebat Indonesia

Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.oG mengartikan  Keluarga adalah kekuatan negara. Pernyataan Hasto Wardoyo ini disampaikan dalam sambuatannya pada acara Wisuda Angakatan Kedua Akademi Keluarga Hebat Indonesia Tahun 2019 di Auditorium BKKBN Pusat, Jakarta,Kamis,12/12/2019 yang dilansir Humas BKKBN melalui Siaran Pers No.Rilis/148/B4/BKKBN/XX/2019.

Menurut dr. Hasto, pola asuh yang diberikan keluarga kepada anak-anak sangat berkaitan dengan karakter anak-anak dalam tumbuh kembangnya dan akan terbawa sampai dewasa, bahkan sampai mereka membentuk keluarga sendiri. Karena sukses seorang anak tidak terlepas dari kehangatan dalam keluarga.

Dalam momentum yang berharga itu, dr. Hasto juga menyampaikan, bahwa salah satu upaya pemerintah dalam rangka mengurangi permasalahan keluarga dan menegakkan kembali fungsi keluarga,yaitu melakukan pemberdayaan keluarga melalui pendidikan keluarga, dalam hal ini BKKBN bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor untuk menyelenggarakan Akademi Keluarga Hebat Indonesia dengan maksud dan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan orang tua yang memiliki balita dan anak mulai kelas 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan). Adapun peserta Akademi Keluarga Hebat Indonesia berjumlah 100 orang yang merupakan para orang tua yang memiliki Balita dibwah dua tahun (Baduta).

Lebih lanjut dr.Hasto menjelaskan, permasalahan-permasalahan sosial dalam kehidupan keluarga tersebut menunjukan bahwa fungsi keluarga dalam menjaga, menumbuhkan, dan mengembangkan anggota-anggotanya belum dapat dilaksanakan secara optimal.

Pencapaian tingkat ketahanan keluarga dipengaruhi oleh fungsionalitas keluarga. Semakin baik keluarga dapat menjalankan fungsinya, semakin tinggi ketahanan keluarga. Bermula dari keluarga, anak akan membentuk karakternya. Keluarga utamanya memainkan posisi penting di dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila dan 8 fungsi keluarga, mulai dari fungsi keagamaan, fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi, serta fungsi pembinaan lingkungan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x