Mohon tunggu...
Fitri Aulia
Fitri Aulia Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Hobi saya yaitu memasak tetapi terkadang saya juga suka menulis

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Konfigurasi Elektron Lengkap: Pengertian, Sejarah, Penulisan, Asas/Aturan dan Larangan

4 Oktober 2022   11:38 Diperbarui: 4 Oktober 2022   11:43 1664
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Alam dan Teknologi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Anthony

Apa sih itu konfigurasi elektron? Konfigurasi elektron adalah suatu susunan elektron-elektron yang didasari oleh kulit atau orbital dari suatu atom. Sebelumnya mari kita kilas balik mengenai pembahasan kemarin mengenai bab Struktur Atom, nah perlu di ingat bahwa di dalam sebuah atom terdapat partikel-partikel subatomik neutron dan proton yang terdapat di dalam inti atom lalu terdapat elektron-elektron yang bergerak memutar atau mengelilingi inti atom pada kulit elektron (level-level energi) yang tertentu. 

Terdapat dua cara untuk menyatakan atau menuliskan konfigurasi elektron, yaitu cara pertama dengan penulisan konfigurasi elektron berdasarkan kulit dan cara yang kedua dengan penulisan konfigurasi elektron berdasarkan subkulit & orbital. Sebelum memahami lebih mendalam lagi, mari kita simak sejarah dari konfigurasi elektron.

“Sejarah Konfigurasi Elektron

Pada tahun 1923, konfigurasi elektron pertama kali dikemukakan oleh seorang ilmuwan yang bernama Niels Bohr. Beliau mengajukan mengenai periodisitas pada sifat-sifat dari unsur kimia yang dapat dijelaskan dengan struktur elektronik atom tersebut. 

Perlu diketahui bahwa pengajuan tersebut berdasarkan dari model atom Bohr. Dimana pada model atom tersebut menyatakan bahwa kelopak-kelopak elektron meruakan suatu orbit dengan jarak yang tetap dari inti atom. Konfigurasi yang digunakan oleh Bohr awalnya berbeda dengan situasi yang umum pada masa sekarang ini digunakan. Contohnya pada sulfur yang berkonfigurasi 2.4.4.6 daripada 1s2 2s2 2p2 dan seterusnya.

Satu tahun telah berlalu, seorang ilmuwan yang bernama E.C.Stoner memasukkan bilangan kuantum yang ketiga Sommerfeld ke dalam deskripsi mengenai kelopak elektron dan prediksi yang dilakukan tersebut benar mengenai struktur kelopak sulfur sebagai 2.8.6. Tetapi, walaupun sudah begitu kebenaran memprediksinya. 

Sistem bohr maupun sistem yang dikemukaan oleh stoner tidak bisa menjelaskan secara baik terkait perubahan spektra atom dalam medan magnet atau efek zeeman. 

Lantas Bohr menulis surat dan meminta bantuan kepada temannya yang bernama Wolfgang Pauli dalam membantunya untuk menyelamatkan teori kuantum. Kemudain pauli menyadari bahwa efek zeeman itu diakibatkan dari elektron-elektron atom. 

Beliau juga menghasilkan ulang kembali struktur dari kelopak stoner, oleh sebab itu struktur kelopak yang benar terdapat pemasukan kembali senuah bilangan kuantum keempat serta asas larangannya.

Pada tahun 1926 Persamaan Schrodinger dipunlikasikan serta menghasilkan tiga dari empat bilangan kuantum sebagai konsekuensi atas penyelesaian dari atom hidrogen. 

Penyelesaian tersebut menghasilkan orbital-orbital atom yang ditemukan pada buku-buku kimia. Disamping itu kajian spektra atom mengijinkannya konfigurasi elektron suatu atom untuk bisa ditentutkan melaluii eksperimen. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun