Ekonomi

Melirik Potensi Anyaman Bambu Desa Sendang Mulya

7 Desember 2018   14:16 Diperbarui: 7 Desember 2018   14:44 40 0 0

Ada beberapa jenis anyaman yang ada di Indonesia, salah satunya yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat dalam negeri maupun luar negeri adalah anyaman berbahan dasar bambu. Hasil anyaman bambu tidak sekedar memiliki nilai praktis, tapi juga memiliki nilai estetis. Kerajinan anyaman yang dihasilkan pun bukan sekedar barang, tetapi juga mampu menjadi pemanis mata yang bernilai seni dan indah. 

Salah satu daerah yang mengembangkan kerajinan anyaman bambu adalah desa Sendang Mulya kecamatan Minggir, Sleman Yogyakarta. Kerajinan anyaman bambu yang dihasilkan para pengerajin rumahan asal desa Sendang Mulya memiliki ciri khasnya tersendiri. Anyaman bambu yang dihasilkan dari daerah ini terkenal kuat karena dibuat menggunakan tangan. Selain itu, anyaman bambu yang dibuat pun tidak melupakan fungsi estetika.

Sekitar 20% masyarakat desa Sendang Mulya berprofesi sebagai pengerajin anyaman bambu. Kebanyakan dari mereka adalah industri rumahan yang mengerjakan anyaman diwaktu luang mereka atau ketika mereka menerima pesanan. Nantinya kerajinan anyaman tersebut akan mereka jual dan biasanya sudah ada pengepul yang nantinya akan menjual dan memasarkan kerajinan anyaman tersebut. 

Kerajinan anyaman biasanya dipasarkan ke beberapa daerah di Jogjakarta dan sekitarnya. Kerajinan anyaman ini juga dipasarkan ke beberapa daerah di Indonesia, bahkan kerajinan anyaman bambu ini sudah diekspor untuk memenuhi permintaan pasar di luar negeri.  

Kerajinan anyaman bambu ini memiliki proses yang cukup singkat dalam tahapan mempersiapkan bahan-bakunya, diawali dengan pemilihan bambu yang sesuai dengan kriteria yang baik, lalu masuk pada tahap pemotongan bilah-bilah bambu sesuai dengan ukuran-ukuran yang telah ditentukan, untuk membuat suatu kerajinan. Selanjutnya yaitu proses pengeringan bilah-bilah bambu agar benar-benar kering yang bertujuan agar nantinya bilah bambu dapat mudah untuk dibentuk. 

Kemudian dilanjutkan masuk pada tahap yang cukup sulit dan lumayan memakan waktu serta diperlukan keterampilan agar dapat mengerjakannya yaitu pada tahap penganyaman bentuk-bentuk kerajinan sesuai dengan apa yang ingin kita buat. Rata-rata masyarakat di desa Sendang mulya ini sudah mempunyai kemampuan dan keterampilan dalam mengayam yang baik, serta juga sangat telaten dalam proses penganyaman bilah bambu sehingga dapat dikerjakan dengan cepat dan hasilnya pun bagus.

Produk-produk anyaman yang dihasilkan oleh para pengerajin anyaman bambu desa Sendang Mulya pun bermacam-macam: Mulai dari besek yang digunakan untuk tempat membungkus makanan, nampan yang digunakan untuk menjemur bahan makanan dan dengan kegunaan lainnya, ada juga hiasan lampu yang diguanakan untuk mempercantik tampilan lampu rumah dan masih banyak lagi produk lainnya yang tentunya mempunyai nilai kegunaan dan keindahan. 

Semua produk-produk kerajinan anyaman yang dihasilkan di desa Sendang mulya pastinya memiliki kualitas yang baik. Sangat besar harapan masyarakat desa Sendang Mulya agar nantinya generasi penerus tau dan mau mempelajari serta mengembangkan sentra kerajinan anyaman bambu agar dapat berkembang menjadi lebih baik.

Potensi inilah yang menurut saya mempunyai peluang yang sangat besar, untuk memajukan dan mengembangkan sentra kerajinan anyaman tradisional. Mengigat peluang pasar yang sangat besar tidak hanya di dalam negeri tetapi juga dapat mengenalkannya hingga ke pasar luar negeri. 

Besar harapan saya pemerintah maupun generasi muda juga ikut ambil bagian dalam pengembangan sentra anyaman tradisional yang sebetulnya memiliki potensi yang besar untuk ikut merangkul pengerajin dan membantu agar dapat mengembangkan sentra kerajinan tradisional ini menjadi sebuah produk kebanggaan bangsa Indonesia, serta memperkenalkan keanekaragaman kebudayaan bangsa kita.