Mohon tunggu...
Fery Widiatmoko
Fery Widiatmoko Mohon Tunggu... Analyst

Penikmat Aksara, Ekonomi, Politik, dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Ini Tulisan Saya Ke-1004 dari 2 Akun Berbeda

27 November 2020   16:38 Diperbarui: 27 November 2020   18:19 141 40 11 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ini Tulisan Saya Ke-1004 dari 2 Akun Berbeda
Kompasiana.com

Tulisan ini merupakan karya saya di Kompasiana yang ke-1004,  yang tertera dalam akun K yang ini jumlahnya 641 tulisan sisanya ada  di akun milik saya sebelumnya yang sudah dibekukan oleh admin Kompasiana karena berbagai pelanggaran yang saya buat.

Di akun terdahulu dengan nama  Efwe tercatat ada 362 tulisan,  271 diantaranya diberi label pilihan, 24 masuk Artikel Utama dengan tingkat keterbacaan sebesar 286.230 view, yang dibekukan oleh Admin K persis setahun lalu.

Pelanggaran yang saya lakukan adalah pelanggaran khas newbie yang menurut admin K banyak melakukan copy paste

Di akun yang ke-2 ini saya hampir tak pernah lagi mendapat teguran pelanggaran seperti itu, pernah sih ditegur tapi karena lupa mencantumkan sumber gambar.

Saya mulai menulis di K itu sejak akhir April 2019, berarti 1 tahun 7 bulan sudah saya aktif menulis di Kompasiana ini.

Sebelumnya saya tak.pernah menulis dimanapun, saya berani menulis untuk konsumsi publik ya di blog keroyokan Kompasiana ini.

Saya tak menyangka mampu menulis hingga seribuan artikel dengan jumlah viewer lumayan lah. Saya benar-benar otodidak, kursus menulis yang pernah saya ikuti hanya menulis untuk kebutuhan pekerjaan kantor, seperti membuat report gitu.

Ternyata menulis itu mengasyikan, membuat wawasan kita bertambah karena sebagai seseorang yang suka menulis isu-isu terkini wawasan dan pengetahuan saya harus selalu update.

Secara teknis mungkin tulisan saya kebanyakan sangat biasa saja, tak seperti para suhu, senior -senior saya di K  yang jam terbangnya tinggi, diksi tulisannya keren, kaya dengan kosa kata indah, tulisan saya sederhana terkadang masih banyak sekali yang salah, dan kadang ketika saya baca ulang "loh kok ga nyambung"

Inilah kelemahan orang yang melakukan sesuatu dengan cara belajar sendiri. Seiring berjalannya waktu saya banyak belajar juga akhirnya dari teman-teman WAG KPB,  bagaimana cara menulis yang baik walaupun saya belum sepenuhnya mampu mempratikannya dengan baik.

Terimakasih pada teman-teman di KPB yang sudah banyak membimbing saya, mohon maaf juga kepada admin K jika saya sering kali ngerecoki lewat email bertubi-tubi jika saya kesal tulisan saya tak dilabeli.

VIDEO PILIHAN