Mohon tunggu...
Febi Hasanul Fitrah
Febi Hasanul Fitrah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Saya adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi salah satu Universitas swasta di Malang

Selanjutnya

Tutup

Home

Orang Tua Bagaikan Malaikat Tak Bersayap

22 Juli 2022   06:29 Diperbarui: 22 Juli 2022   06:34 52 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Home. Sumber ilustrasi: Unsplash

ORANG TUA BAGAIKAN MALAIKAT TAK BERSAYAP

BY : Febi Hasanul Fitrah

Sosok orang tua bagaikan malaikat tak bersayap, perjuangan mereka mulai dari melahirkan, memberi nafkah bahkan memastikan masa depan yang cerah untuk putra-putrinya, kasih sayang yang mereka bak luar  angkasa yang tak seorangpun tau seberapa luas dan seberapa jauhnya.

Saat bayi, ketika suara tangisan di tengah malam mengganggu tidur nyenyak ibumu, dia terbangun bukan untuk menyuruhmu berhenti menangis, tetapi untuk memberikan sebuah pelukan yang membuatmu nyaman dan berhenti menangis, ibu menyusuimu ketika lapar, berusaha mengerti setiap kata yang kamu ucapkan, walaupun dia sendiri tidak mengerti dengan kata-kata mu,

Saat terjatuh, ayah yang mengajarimu untuk bangkit dan kembali berjalan, ayah juga melakukan apapun untuk menafkahimu dan mereka  selalu sabar merawat dengan harapan suatu  saat nanti anak yang ia besarkan akan menjadi seseorang yang berguna dan mampu mengangkat derajat keluarga.

Aku adalah anak laki-laki bungsu dari tiga bersaudara, sekaligus menjadi satu-satunya anak yang sedang mengenyam bangku Pendidikan di rumah,karena saudara-saudaraku sudah menyelesaikan pendidikannya dan sudah memiliki pekerjaan masing-masing, hal ini yang menjadi sebuah harapan besar bagi keluarga agar aku mampu mengikuti langkah masing-masing dari mereka dan ini juga yang menjadi motivasi utamaku untuk giat belajar sehingga mampu mempersembahkan yang terbaik untuk mereka.

Bagiku, peran kedua orang tua sangatlah besar, mereka bagaikan guru terbaik dari seluruh guru, pelayan yang sangat tulus  dalam melayani keluarga, dan polisi yang sangat totalitas dalam menjaga keluarganya, orang tua juga rela memberikan segala hal untuk membahagiakan anak-anaknya.

Sedikit menjelaskan karakter orang tua ku, ibu adalah orang yang sangat tenang dan penuh cinta walaupun terkadang ibu bisa menjadi bawel karena kenakalan-kenakalan kecil yang dilakukan anaknya, sedangkan ayah adalah sosok pria pendiam tidak banyak mengeluarkan kata-kata, meskipun ayah adalah sosok pendiam, tetapi dia juga merupakan sosok yang sangat tegas kepada anak-anaknya.

Meskipun aku lahir dari keluarga dengan latar belakang yang berbeda,mereka tetap mengalahkan egonya masing-masing untuk menyatukan cara mereka dalam mendidik anak-anaknya, mereka adalah orang tua yang sangat hebat, mereka selalu menanamkan nilai keagamaan dan nilai kemanusiaan kepada anak-anaknya agar bisa tumbuh menjadi orang yang taat dan berakhlak baik.

Saat ini aku tengah berkuliah di salah satu universitas di jawa timur, suatu hari, ayah mendatangi kamarku dan berkata, "kamu bebas memilih jalanmu sendiri, selagi apa yang kamu lakukan itu benar, ayah dan ibu akan selalu mendukung keputusan itu, kamu berhak mengikuti passion yang kamu miliki, dan tugas orang tua yaitu memenuhi dsn mendukung kemauan anak itu"

Kata-kata itu yang sampai saat ini menjadi motivasi dan semangat untuk aku bisa menjalani kuliah dan hidupku, kata-kata yang tidak seberapa tetapi sangat memotivasi untuk aku bisa berjalan maju kedepan, oleh karena itu aku menyebutkan bahwa orang tua bak malaikat tak bersayap.

( Febi Hasanul Fitrah / Universitas Muhammadiyah Malang )

Mohon tunggu...

Lihat Konten Home Selengkapnya
Lihat Home Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan