Mohon tunggu...
Kholifatus Sahara
Kholifatus Sahara Mohon Tunggu... Mahasiswa

Mahasiswa UIN Maliki Malang '19 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Proses Kognisi Manusia Menurut Teori Piaget

22 Maret 2021   23:17 Diperbarui: 22 Maret 2021   23:21 60 2 1 Mohon Tunggu...

Sebelum kita bisa berpikir secara rasional, tentunya ada proses dan tahapan yang  kita lalui dalam mencapai keberhasilan kognisi tersebut. Tahapan tersebut terjadi pada masa golden age atau usia emas, usia 0-6 tahun dimana anak memiliki perkembangan yang pesat dan masa kepekaan yang tinggi pada masa itu. Perkembangan - perkembangan tersebut perlu mendapatkan stimulus yang tepat sehingga mendorong tercapainya keberhasilan perkembangan. Jean Piaget seorang tokoh Psikolog dari Swiss yang terkenal dengan karyanya tentang anak usia dini menjadi pelopor dalam teori perkembangan kognitif yang didasarkan pada pandangannya tentang cara berpikir manusia yang berbeda-beda, sehingga mendorong Piaget untuk melakukan sebuah penelitian. Penelitian Piaget dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan ketiga anaknya sendiri dan anak lain. Penelitian ini mendorong presepsi baru mengenai cara berpikir anak dalam mengenal dunianya.

Setelah melakukan pengamatan terhadap ketiga anaknya, Jean Piaget mengelompokkan empat konsep kognitif yang digunakan anak dalam mengembangkan pengetahuannya.  Yang pertama yaitu skema, skema merupakan sebuah rancangan dan gagasan kemampuan dari pengetahuan yang didapatkan.  Rancangan tersebut didasarkan pada objek dan akan berkembang seiring bertambahnya usia mereka. Skema sederhana pada masa bayi misalnya menggenggam benda atau jari, melihat dan mengamati objek disekitar mereka. Yang kedua asimilasi, asimilasi merupakan implementasi dari skema-skema yang telah mereka buat, misalnya anak melihat dan mengamati seekor ayam kemudian anak beranggapan bahwa hewan yang berkaki dua adalah ayam, sehingga ketika anak menjumpai bebek anak menyebutnya ayam. Yang ketiga akomodasi, akomodasi sebagai penyesuaian dari skema dan pengetahuan baru. Jadi setelah anak mendapat informasi mengenai perbedaan bebek dan ayam maka anak akan merubah persepsi mereka bahwa tidak semua hewan yang berkaki dua adalah ayam. Yang terakhir Ekuilibrasi, setelah anak mendapatkan pengetahuan baru kemudian anak menyesuaikan dengan skema-skema yang terbentuk sehingga terjadi peningkatan cara berpikir. Ekuilibrasi sebagai bentuk dari peralihan dari tahapan satu ke tahapan lainnya.

Setelah melalui konsep dasar dalam berpikir, Piaget mengembangkan menjadi 4 tahapan perkembangan kognitif. Tahapan ini dikelompokkan berdasarkan usia dan kemampuan berpikir anak. 

Tahapan pertama yaitu tahapan Sensorimotor, tahapan ini berlangsung ketika anak berusia 0-2 tahun dimana kemampuan berpikir anak didasarkan pada sensori melalui panca indera yaitu melihat, mendengar, mencium, meraba, dan merasa yang kemudian menghasilkan tindakan refleks yang sederhana. Kemudian usia 4 bulan anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, anak ingin bereksplorasi dengan objek disekitar mereka. Pada usia ini anak juga mulai belajar merangkak, duduk,  berdiri dan berjalan bahkan berlari, yang akan mengembangkan kemampuan morotik mereka. Pada tahap ini anak masih berpikir egosentris, mereka masih berpacu pada cara pandang mereka sendiri.

Tahapan kedua yaitu tahap Pra-Operasional, tahapan ini berlangsung ketika anak berusia 3-4 tahun, pada tahapan ini anak sudah mulai berpikir simbolis, anak mulai bisa memahami kata-kata, gambar dan dan mengamati objek disekitarnya, dalam tahapan ini anak juga mulai mencoba berinteraksi dengan orang yang mereka temui.

Tahapan ketiga yaitu tahap Operasional konkret , tahap ini berlangsung ketika anak berusia 5-7 tahun, pada tahap ini anak sudah mulai berpikir logis, sudah bisa mengurutkan bilangan, menghitung.

Tahapan keempat yaitu tahap Operasional Formal, tahap ini berlangsung ketika anak berusia 12 tahun keatas, pada tahap ini anak sudah bisa berpikir abstrak, anak sudah mulai mengelompokkan kemampuan berpikirnya, anak sudah mulai memadukan persepsi atau beberapa pernyataan untuk dicari akar masalahnya dan solusi permasalahannya. Tahap ini adalah tahap terakhir dalam perkembangan kognitif menurut Piaget.

VIDEO PILIHAN