Faisal Sidiq
Faisal Sidiq karyawan swasta

Electrical / Instrumentation Engineering

Selanjutnya

Tutup

Internet

E-KTP: Teknologi Chip RFID

9 Mei 2013   01:23 Diperbarui: 24 Juni 2015   13:52 1806 3 9

Sebuah chip RFID-Radio Frequency IDentificationditanam” pada bidange-KTP selanjutnya disebut card (kartu). Pemindainya disebut RFID reader (pembaca).


e-KTP pada prinsipnya merupakan perkembangan dari teknologi sistem barcode yang masih banyak digunakan untuk menyortir barang belanjaan di supermarket. Sistem barcode menerjemahkan kode batang ke numerik. Sedang kartu e-KTP ketika di gesek (swiped) RFID reader akan membaca serial number yang ada pada kartu e-KTP. Dan layar monitor komputer yang terhubung dengan server database kependudukan (internet) akan menampilkan identitas seorang penduduk sesuai yang tertera pada kartu e-KTP. Itulah sebabnya kartu e-KTP tidak perlu di foto kopi.


Jadi e-government nantinya wajib menyediakan card reader di kantor-kantor pemerintahan demikian pula lembaga dan instansi lainnya.


Untuk kantor-kantor pemerintahan, lembaga atau instansi yang belum mempunyai card reader boleh menerima foto kopi e-KTP. Mesin foto kopi tidak merusak chip yang “tertanam” dalam kartu e-KTP.


Chip yang tertanam pada bidang e-KTP tidak ketahuan letaknya dimana karena telah tertutup oleh lembaran laminating yang bertuliskan identitas pemiliki e-KTP. Itulah sebabnya e-KTP tidak boleh di stapler. Dikhawatirkan biji stapler mengenai chip dan serial number kartu e-KTP tidak bisa dibaca oleh card reader.


Serial number sesuatu yang unik dalam e-KTP. Serial number pembedae-KTP satu dengan lainnya. Historical serial number sebuah e-KTP harus disimpan rapih oleh administrator untuk menghindari pemalsuan e-KTP. Berubahnya serial number sebuah e-KTP menandakan telah dilakukan penggantian kartu.