Mohon tunggu...
Faisal Sidiq
Faisal Sidiq Mohon Tunggu...

Electrical / Instrumentation Engineering

Selanjutnya

Tutup

Catatan

Mengapa 173 Jam Kerja Reguler?

1 Mei 2013   22:54 Diperbarui: 24 Juni 2015   14:17 0 0 3 Mohon Tunggu...

Perhitungan base salary didasarkan kepada 173 jam kerja. Jika seorang pekerja/buruh mempunyai base salary Rp 2,500,000.- / bulan. Maka pekerja/buruh tersebut dibayar: Rp 14,450.-/jam. Munculnya angka ajaib 173 jam didasarkan perhitungan matematis sebagai berikut: Jumlah rata-rata hari Sabtu dan Minggu setiap bulan adalah 8 hari. Sehingga hari kerja:

  • 31 - 8 = 23 hari kerja
  • 30 - 8 = 22 hari kerja
  • 28 - 8 = 20 hari kerja

Jumlah hari kerja sebulan dirata-ratakan (65/3) sebesar: 21.7 hari. Jam kerja reguler 8 jam/hari. Makanya jumlah jam reguler sebulan: 21.7 x 8 = 173 .6 jam. Dibulatkan menjadi 173 jam. Jika dalam sebulan seorang pekerja/buruh bekerja lebih dari 173 jam maka kelebihan jam tersebut WAJIB dibayar lembur dengan perkalian-perkalian tertentu dan dikalikan dengan base salary/jam. Tahun depan 1 Mei adalah hari libur Nasional memperingati hari buruh sedunia. Lebih baik kita masuk kerja agar dibayar lembur. Dari pada melakukan aksi demo yang tidak ada hasilnya.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x