Mohon tunggu...
Faisal Basri
Faisal Basri Mohon Tunggu... Dosen - Mengajar, menulis, dan sesekali meneliti.

Mengajar, menulis, dan sesekali meneliti.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Pilihan

Posisi Indonesia di ASEAN Menyongsong AEC 2015

25 Februari 2014   01:18 Diperbarui: 24 Juni 2015   01:30 426 8 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bisnis. Sumber ilustrasi: PEXELS/Nappy

Di halaman muka website Badan Pusat Statistik (www.bps.go.id) ) tertera "ASEAN Community Progress Monitoring System 2012" (http://www.bps.go.id/download_file/Asean.pdf). Di situ banyak informasi berharga yang menunjukkan posisi Indonesia di Asean. Tidak hanya indikator ekonomi, melainkan juga indikator pembangunan manusia, sosial, budaya, dan lingkungan.

Sebagai contoh, ongkos mengekspor dari Indonesia di urutan keenam dari delapan negara. Indonesia hanya lebih murah dibandingkan dengan Kamboja dan Brunei Darussalam. Untuk mengimpor, ongkos Indonesia berada di urutan ketiga setelah Malaysia dan Singapura, lebih murah dari lima negara Asean lainnya.

Dari perbandingan itu bisa disimpulkan produk ekspor Indonesia kalah bersaing dalam hal ongkos transport, sedangkan untuk produk impor, ongkos angkut Indonesia lumayan bisa bersaing dengan kebanyakan negara Asean. Barang-barang dari luar (impor) lebih leluasa masuk ke Indonesia dibandingkan barang Indonesia yang dijual ke luar negeri (ekspor).

Posisi Inonesia relatif kedodoran untuk indikator kesehatan (penderita malaria dan tuberculosis, belanja kesehatan, balita kurang gizi, angka kematian bayi, akses untuk air minum dan fasilitas sanitasi). Juga kedodoran untuk indikator lingkungan serta research and development.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Bisnis Selengkapnya
Lihat Bisnis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan