Mohon tunggu...
Fachmi hensam
Fachmi hensam Mohon Tunggu... Student

Student Journalist at IPB University

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

Si Cali dari Selatan yang Tersembunyi

12 Maret 2019   13:12 Diperbarui: 19 Mei 2019   16:23 0 0 0 Mohon Tunggu...
Si Cali dari Selatan yang Tersembunyi
Dokumentasi Pribadi

KOMPASIANA. SUKABUMI - Siapa yang tidak tahu dengan buah Pepaya. Buah yang memiliki nama ilmiah Carica Papaya L. Buah dengan warna daging yang eksotis dan berlimpah manfaat bagi penikmat buahnya, seperti memperlancar pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Terdapat satu desa  yang kurang diketahui oleh banyak orang luar namun hasil buah pepaya dari desa ini cukup diunggulkan oleh warga sekitar. Desa Bantar Gebang, bisa dibilang desa penghasil pepaya unggulan di Kabupaten Sukabumi. 

Banyak kelompok tani di desa ini yang menanam pepaya, salah satunya Kelompok Karya Tani. Karya Tani merupakan kelompok tani dari Desa Bantar Gebang yang diketuai oleh Bapak Ece Sukatma dengan lahan pepaya terluas di desa tersebut, kurang lebih 10 hektar tanah dijadikan tempat untuk menanam pohon pepaya. Jenis pepaya yang ditanam merupakan jenis Pepaya California atau warga sekitar sering menyebutnya Pepaya Cali.

Pepaya California yang ditanam di Desa Bantar Gebang memiliki warna yang lebih kemerahan dan tekstur buah yang garing. Proses penanaman Pepaya Cali dari bibit hingga panen sekitar 8 bulan. Setelah panen pertama pohon pepaya dapat dipanen satu minggu sekali. Setiap panen petani dapat memanen 8 kwintal dari 1000 pohon pepaya.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Para petani membedakan pepaya menjadi tiga grade, yakni Grade A, Grade B dan Grade C. Setiap grade memiliki beberapa perbedaan. Grade A, buah berukuran besar, ujung buah lebih tumpul, dan bintik di kulit buah sedikit. Grade B, buah berukuran sedang, ujung buah sedikit lancip dan bintik di kulit buah lebih banyak dari Grade A. Grade C, buah berukuran relatif kecil, ujung buah lancip, dan bintik cukup banyak.

Kelompok Karya Tani biasanya menjual hasil panennya ke pengepul dengan harga Rp.2.000 hingga Rp.4.000 perkilonya. Hasil penjualan pepaya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari para petani sambil menunggu hasil panen padi.

Para petani berharap dengan banyaknya keunggulan Pepaya Cali dari Desa Bantar Gebang ini dapat lebih menarik minat masyarakat luas, sehingga dapat meningkatkan daya beli.