Esports IDN
Esports IDN

Memberikan informasi seputar dunia eSport Nasional dan Internasional.

Selanjutnya

Tutup

Esport

Gak Cuma Stadion, Hangzhou Bakal Resmikan Kota Esports!

27 November 2018   11:28 Diperbarui: 27 November 2018   14:32 791 0 0

Meski masih akan berlangsung empat tahun lagi, namun kota Hangzhou yang telah ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Games 2022, sudah mulai memperlihatkan kesiapan mereka dalam menggelar ajang multi-event terbesar di Asia tersebut, khususnya terkait kemungkinan pertama kalinya cabang esports masuk kategori olahraga resmi dalam perebutan medali nantinya!

Sebuah area seluas 3,94 juta meter persegi, di kota Hangzhou, Cina, telah digarap sedemikian rupa untuk didedikasikan sebagai kota esports pertama di dunia! Proyek bernama 'Esports Town' ini konon memakan biaya sekitar 280 juta USD, dan akan dikelola secara langsung oleh pemerintah kota Hangzhou.

Salah satu fasilitas pertama yang dibangun dalam kota esports ini adalah basecamp untuk organisasi Esports LGDGaming, yang telah disewanya sejak bulan Juni silam, bentuk kerjasamanya dengan AlliedEsports untuk membangun basecamp di Hangzhou. Fasilitas ini akan menjadi home venue LGD untuk LoL Pro League (LPL). Tim manajemen LGD juga akan berpindah ke Hangzhou.

Sementara itu, AlliedEsports adalah perusahaan Esports berskala global yang dibentuk pada tahun 2016. Mereka telah membuat beberapa venue dan arena Esports di seluruh dunia termasuk HyperX, EsportsArena di LasVegas yang akan menjadi tempat diselenggarakannya LoL All Star Leaguepada Desember nanti.

Hangzhou sendiri tampak cukup cepat menaikkan namanya di industri Esports dengan membeli slot franchise Overwatch League. Pemilik dari HangzhouSpark adalah perusahaan industri hiburan Bilibili, dan HangzhouSpark akan menjadi salah satu dari 20 tim Overwatch yang akan bertanding di season 2 OWL pada 14 Februari 2019. 

Pemerintahan Hangzhou sendiri telah mengumumkan akan membangun 14 fasilitas Esports sebelum tahun 2022. Rencananya proyek pembangunan ini akna menelan dana lebih dari 2.22 trilyun USD, yang terdiri dari Esports Academy, hotel bertema Esports, taman bermain, business center, bahkan rumah sakit yang didesain khusus untuk atlet esports. Ke depannya, pemerintah Hangzhou juga memperkirakan kota esports ini akan menarik lebih dari 10.000 pemain profesional, dan menghasilkan pajak lebih dari 140 juta USD. 

Menariknya lagi, Hangzhou yang membangun proyek ini juga ditunjuk sebagai kota yang akan menjadi tuan rumah untuk Asian Games 2022, yang mana rencananya cabang olahraga digital atau esports akan menjadi pertandingan resmi dalam perebutan medali untuk pertama kalinya, setelah gelaran sukses Asian Games 2018 di Jakarta Palembang beberapa bulan lalu.