Evi Siregar
Evi Siregar Dosen

Bekerja di sebuah universitas negeri di Mexico City.

Selanjutnya

Tutup

Musik Artikel Utama

Mariachi, Siapa yang Tak Kenal?

16 Mei 2019   12:18 Diperbarui: 16 Mei 2019   22:58 211 5 1
Mariachi, Siapa yang Tak Kenal?
Ilustrasi kelompok mariachi Meksiko. Foto: Evi Siregar

Siapa yang tak kenal mariachi? Hampir semua orang mengenalnya, termasuk juga di Indonesia, terutama bagi generasi yang hidup pada tahun 1960-an. Namun, banyak yang tak tahu bagaimana munculnya jenis musik itu, termasuk juga masyarakat Meksiko sendiri. Tak semua orang Meksiko tahu sejarah jenis musik ini. Mengapa demikian?

Mungkin alasannya adalah karena tidak ada cukup dokumen tertulis yang dapat menjelaskan bagaimana jenis musik ini lahir atau kapan muncul pertama kalinya. Bahkan, sampai saat ini tak seorangpun tahu asal usul kata mariachi.

Nama mariachi sering dihubungan dengan kata dalam bahasa prancis mariage yang berarti 'perkawinan'. Katanya, dulu pada setiap pesta perkawinan ada kebiasaan untuk memanggil kelompok musik untuk meramaikan pesta perkawinan. Dari situlah muncul nama mariachi. Ini jelas-jelas hanya sebuah mitos, sekaligus sebuah kesalahan, tetapi itu yang paling sering diceritakan orang. Tak satupun sejarahwan yang menyetujuinya. Mereka lebih percaya bahwa kata mariachi berasal dari bahasa lokal. Sayangnya, sampai saat ini belum dapat dibuktikan.

Versi yang paling terterima adalah bahwa mariachi merupakan sebuah tradisi yang diturunkan dari generasi ke generasi yang akarnya telah hilang terbang entah ke mana bersama dengan berjalannya waktu. Memang sampai sekarang belum ada orang yang menemukan dokumen tertulis untuk dijadikan referensi yang lebih "ilmiah" terutama untuk mendefinisikan jenis musik mariachi, apakah awalnya memang merupakan milik budaya lokal atau dibawa dari Eropa atau mungkin dari tempat lain.

Ada yang mengatakan bahwa mariachi merupakan hasil perpaduan antara budaya lokal dan Spanyol. Ada lagi yang mengatakan bahwa mariachi adalah perpaduan antara budaya lokal, Spanyol, dan Afrika. Namun, perlu digarisbawahi bahwa sampai saat ini mariachi masih terus berevolusi.

Di Meksiko sendiri mariachi biasanya dihubungkan dengan Provinsi Jalisco. Sebagian besar masyarakat Meksiko percaya bahwa mariachi berasal dari Jalisco; atau, paling tidak mereka akan mengatakan bahwa mariachi yang asli adalah mariachi yang berasal dari Jalisco. Akan tetapi, sebenarnya mariachi juga berkembang di Provinsi Colima, Provinsi Nayarit, Provinsi Michoacan, dan Provinsi Zacatecas. Semua provinsi itu bersebelahan dengan Propinsi Jalisco.

Ada banyak variasi (regional) jenis musik mariachi, sayangnya mayoritas tidak bertahan sampai sekarang. Yang paling terkenal adalah mariachi dari Cocula, Tecalitlan dan Sierra del Tigre; ketiganya adalah nama kabupaten di Propinsi Jalisco. Jadi, mungkin saja benar bahwa mariachi adalah jenis musik yang lahir (atau paling tidak berkembang) di Provinsi Jalisco.

Selain itu, ada sumber yang mengatakan bahwa Cocula adalah tempat kelahiran mariachi. Disebutkan bahwa ketika orang-orang Spanyol tiba di sana penduduk asli Cocula sudah memiliki kebiasaan memainkan instrumen musik untuk mengiringi upacara-upacara mereka. Ketika agama katolik menjadi bagian dari kehidupan mereka, kebiasaan tersebut diteruskan, tetapi untuk mengiringi misa di gereja. Para pastor yang tinggal di sana pun ikut memperkaya musik tersebut. Begitulah ceritanya.

Cerita tentang Cocula ini kelihatannya lebih mendekati kebenaran, sebab pada tahun 1981 ditemukan sebuah dokumen yang ditulis pada tahun 1848 yang memberikan informasi tentang, katakanlah, mariachi versi awal. Dokumen itu berupa surat dari Pastor Cosme Santa Ana yang ditujukan kepada Arzobispo. Di dalam surat itu ia menuliskan bahwa ia sering terganggu karena mendengar musik yang begitu keras (berisik).

Jadi, jika kita berpedoman pada dokumen itu, yang dibuat pada tahun 1848, sulit kita menerima cerita bahwa kata mariachi berasal dari bahasa prancis mariage, sebab bangsa Prancis baru datang (menyerang) ke Meksiko pada tahun 1862 (yang dikenal dengan Perang Puebla 5 Mei 1862).

Pada masa Presiden Porfirio Diaz (1884-1911) ada satu hal penting yang perlu dicatat. Para pemusik mariachi sudah memakai semacam "seragam", yaitu pakaian dari bahan wool, topi lebar (sombrero) dari jerami, dan huarache (semacam sendal dari kulit).

Namun demikian, dokumen tertulis pertama yang menyebutkan penampilan pemusik mariachi lengkap dengan seragam bertajuk tahun 1905. Mereka adalah kelompok Mariachi Justo Villa atau Cuarteto Coculense yang berasal dari Cocula, Jalisco. Mereka adalah kelompok mariachi pertama yang ada di Mexico City dan pada tahun 1906 mereka membuat rekaman. Setelah itu datang kelompok mariachi lainnya ke Mexico City, tetapi mereka tak dapat bertahan hidup di ibukota dan terpaksa harus kembali ke kampung halaman mereka, termasuk juga Cuarteto Coculense.

Sampai pada tahun 1920 datang kelompok Mariachi Coculense Rodriguez pimpinan Cirilo Marmolejo dan menetap di Mexico City. Tahun berikutnya datang kelompok mariachi pimpinan Concho Andrade ke Mexico City dan mereka adalah kelompok mariachi pertama yang mengudara di radio. Pada tahun 1926 kelompok Mariachi Coculense Rodriguez pimpinan Cirilo Marmolejo membuat rekaman, untuk pertama kalinya secara elektronik.

Selama periode tahun 1920-an hanya kelompok Mariachi Coculense Rodriguez pimpinan Cirilo Marmolejo dan kelompok mariachi pimpinan Concho Andrade, sebagai pemusik profesional, yang ada di Mexico City. Pada akhir tahun 1920-an mereka diundang tampil di Cantina El Tenampa milik Juan Hernandez yang juga berasal dari Cocula. Mereka tampil dengan jadwal satu minggu bernyanyi di dalam cantina dan 1 minggu bernyanyi di luar cantina (di pelataran). Begitulah dimulainya kebiasaan mendengar musik mariarchi di Plaza Garibaldi (terletak di pusat kota Mexico City). Sebagai catatan tambahan, cantina adalah semacam bar (tempat minum, tetapi disediakan juga makanan); pada masa itu biasanya hanya laki-laki saja yang datang ke sana.

Selain dua kelompok mariachi di Mexico City itu, ada kelompok mariachi di Tecalitlan yang dipimpin Gaspar Vargas. Awalnya mereka berempat: satu orang memainkan gitar, satu orang memainkan harpa, dan dua orang memainkan violin. Pada tahun 1928 anak Gaspar Vargas yang bernama Silvestre Vargas bergabung dan memainkan violin, sehingga menjadi lima. Pada tahun 1932 Silvestre Vargas menjadi pemimpin kelompok mariachi tersebut dan mengembangkan anggota menjadi delapan orang.

Pada tahun 1933 Silvestre Vargas (bersama mariachinya) berangkat ke Mexico City dan menjadi klien kepala polisi di Mexico City. Pada masa itu sudah ada beberapa kelompok mariachi, dan di antara mereka ada yang sudah terkenal, yaitu kelompok mariachi pimpinan Jose Marmolejo dari Tapatio (Jalisco), yang merupakan keponakan Cirilo Marmolejo.

Pada awal tahun 1930-an terjadi evolusi dalam musik mariachi: trompet diperkenalkan. Salah satu pemain trompet yang terkenal adalah Jesus Salazar yang bermain dengan kelompok Mariachi pimpinan Jose Marmolejo. Pada akhir tahun 1930-an mereka membuat rekaman bersama penyanyi wanita terkenal Lucha Reyes.

Sementara itu, Silvestre Vargas tetap tanpa memasukkan trompet ke dalam musik mariachinya. Namun, tahun-tahun berikutnya publik memaksa mereka untuk menggunakan trompet. Pucuk dicinta ulam tiba. Silvestre Vargas bertemu dengan seorang pemain trompet bernama Miguel Martinez dan mengajaknya bergabung dengannya. Ternyata Miguel Martinez adalah seorang pemain trompet yang luar biasa. Jika Jesus Salazar adalah orang pertama yang memperkenalkan trompet ke dalam musik mariachi, Miguel Martinez adalah orang yang menjadikan trompet begitu dicintai dalam mariachi.

Selama periode tahun 1940-an trompet terus berjaya dalam musik mariachi, sampai tak dapat dipisahkan dari mariachi. Di sisi lain, musik mariachipun terus berevolusi. Pada tahun 1949 Pedro Infante bersama dengan kelompok mariachi pimpinan Juan Viltro membuat rekaman dan untuk pertama kali digunakan dua trompet. Sejak itu, sebagian besar kelompok mariachi menggunakan dua trompet.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2