Mohon tunggu...
Erry Andriyati
Erry Andriyati Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Blogger

Bibi Titi Teliti is a thirty something woman, a wife and a mom of 2 gorgeus children...

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Ngobrol Bareng MPR RI bersama Netizen Bandung

17 Desember 2017   17:53 Diperbarui: 18 Desember 2017   08:29 405 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan untuk hadir di acara Gathering Netizen  MPR RI bersama BloggerBDG yang bertempat di Hotel Aston Tropikana -- Cihampelas Bandung. Event tersebut juga dihadiri oleh Ketua MPR RI yaitu Bapak. Zulkifli Hasan.

Sebelum acara dimulai, para netizen pun bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya terlebih dahulu. Walaupun sudah lumayan lama tidak menyanyikannya sejak jaman masih sekolah dulu, tapi untunglah saya masih hapal.

Para netizen Bandung diberikan kesempatan oleh Bapak Zulkifli untuk mencurahkan dan melampiaskan berbagai macam unek-unek yang selama ini mengganjal kepada pemerintah oleh Bapak. Zulkifli. Boleh juga berupa saran dan kritik yang sifatnya membangun. Karena salah satu tugas dari MPR adalah menyampaikan keluhan dari masyarakat kepada pihak terkait.

Tentu saja kesempatan emas tersebut tidak disia-siakan. Netizen Bandung pun dengan penuh semangat mengajukan berbagai macam pertanyaan dan permasalahan kompleks yang banyak berkembang di masyarakat.

Netizen mengungkapkan berbagai macam permasalahan social, diantaranya betapa langkanya ketersediaan gas 3 kg. Saya paling ingat hal tersebut, karena memang mengalaminya sendiri betapa sulitnya mendapatkan gas di komplek perumahan yang saya tempati dan betapa hal tersebut menimbulkan ketidaknyamanan di rumah. Bapak Zulkifli pun mengungkapkan bahwa pemerintah sudah secara berkala melakukan pengawasan untuk ketersediaan gas, karena gas adalah hak asasi untuk masyarakat.

mpr1-5a36487ccaf7db20b0358992.jpg
mpr1-5a36487ccaf7db20b0358992.jpg
Berbagai permasalahan sosial pun turut dikupas disini, mulai dari tingginya tingkat pengangguran hingga masalah SARA yang belakangan ini mulai sering terjadi seiring dengan berkembangnya media social. Banyak berita hoax berkembang pesat melalui media sosial sehingga kita harus bijak dalam menyaring dan melakukan filter pada berita tersebut. Jangan sampai berita hoax memecah belah persatuan negara kita.

Para netizen yang terdiri dari para blogger dan influencer juga turut concern dengan berbagai isu plagiat dan pembajakan buku yang belakangan ini marak. Karena hal tersebut dapat mematikan kreatifitas para creator content. Masalah pajak penulis juga turut dipertanyakan oleh salah seorang blogger yang juga merupakan penulis. Pemerintah berjanji akan membereskan permasalahan tersebut hingga tuntas karena merupakan bentuk penghargaan bagi SDM kreatif. Pada saat ini Komisi 10 gigih memperjuangkan royalty para penulis.

Menurut Bapak Zulkifli, generasi millenials pada saat ini memiliki kebebasan berekspresi dan merupakan pendukung setia keberagaman. Dan juga merupakan generasi penentu sejarah. Tantangan nasionalisme bagi kita adalah revolusi kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, tantangan globalisasi, mesia soial dan personalisasi individu. Jika muncul isu yang bersifat negatif, sebaiknya jangan mengedepankan emosi tapi analisa terlebih dahulu secara rasional. Untuk menuju Indonesia yang lebih baik.

mpr3-5a364883f1334418d509ec74.jpg
mpr3-5a364883f1334418d509ec74.jpg
Selama hampir 20 tahun sejak reformasi berkembang di Indonesia. Saya kebetulan termasuk dalam generasi mahasiswa yang berpartisipasi dalam beragam demo yang menggaungkan reformasi di Negara kita, walaupun sambil pacaran sih, namanya juga mahasiswa hahaha.

Dengan adanya reformasi, Saya bersyukur dengan begitu banyak perubahan dan kemajuan yang diraih oleh negara kita. Mulai dari otonomi daerah sampai kebebasan berpendapat. Wah, kalau saat ini masih jaman orde baru pastilah para blogger tidak akan sebebas ini dalam mengeluarkan pendapat. Dan sudah dipastikan tidak akan mungkin ada acara gathering ngobrol antara para netizen dan MPR RI seperti sekarang ini.

Saya sih merasa sangat beruntung karena berkesempatan untuk merasakan hal ini. Dengan keterbukaan  komunikasi yang baik antara rakyat dan pemerintah, semoga bisa menuju Indonesia yang lebih baik lagi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan