Mohon tunggu...
Erlinda Nofianti
Erlinda Nofianti Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Saya adalah Mahasiswa di Universitas Diponegoro mengambil Program Studi Teknik Geodesi.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Manfaatkan Teknologi Terkini, Mahasiswa KKN Tematik Undip X UNICEF Membuat WebGIS untuk Identifikasi Sasaran Program BIAN!

28 Agustus 2022   16:25 Diperbarui: 28 Agustus 2022   16:28 98 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pelaksanaan Program BIAN di Desa Trayu. Dokpri

Seperti yang telah kita semua ketahui, Program BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) Tahun 2022 telah dilaksanakan selama Bulan Agustus ini. BIAN merupakan suatu upaya pemberian imunisasi yang dilaksanakan secara terintegrasi yang meliputi kegiatan imunisasi tambahan yaitu pemberian satu dosis imunisasi campak-rubela massal dan imunisasi KEJAR yaitu pemberian satu atau lebih jenis imunisasi untuk melengkapi status imunisasi anak usia 12-59 bulan.

Program BIAN dilaksanakan di seluruh kabupaten se Jawa Tengah tak terkecuali Kabupaten Boyolali yang nantinya akan dilimpahkan kepada puskesmas masing-masing kecamatan. Pada KKN Tematik ini, saya berkesempatan untuk membantu Program BIAN di Puskesmas Banyudono I dengan wilayah kerja yaitu 9 desa. Ke Sembilan (9) desa tersebut yaitu Desa Ngaru-Aru, Denggungan, Trayu, Banyudono, Ketaon, Bendan, Bangak, Tanjungsari dan Batan.

Tentunya dari ke-9 desa tersebut mempunyai jumlah target sasaran yang berbeda-beda dengan total target sasaran sebesar 1670 anak yaitu 883 laki-laki dan 787 perempuan. Target sasaran Desa Denggungan adalah 260 anak, Batan sebanyak 135 anak, Bendan sebanyak 262 anak, Trayu sebanyak 121 anak, Tanjungsari sebanyak 102 anak, Bangak sebanyak 206 anak, Banyudono sebanyak 154 anak, Ketaon sebanyak 222 anak dan Ngaru-Aru sebanyak 208 anak. 

Program BIAN dilakukan secara massal dalam satu desa dengan satu kali waktu pada hari tertentu yang telah disepakati oleh petugas Kesehatan, kader Kesehatan desa setempat dan juga masyarakat yang mempunyai anak dan terdaftar pada Program BIAN. 

Tetapi tentunya tidak semua masyarakat dapat hadir pada hari tersebut dikarenakan satu atau dua hal dan juga jika kondisi anak terdapat gejala seperti batuk, influenza, dan demam tidak diperbolehkan untuk mendapatkan imunisasi ini. Jadi salah satu syarat dalam mengikuti Program BIAN ini adalah anak dalam kondisi sehat dan tidak terdapat gejala.

Penyuntikan Imunisasi pada Program BIAN. Dokpri
Penyuntikan Imunisasi pada Program BIAN. Dokpri

Dalam pelaksanaannya, tentu hal tersebut membuat pelaksanaan Program BIAN di suatu desa menjadi tidak sesuai dengan target sasaran. Setelah dilaksanakan imunisasi di ke-9 desa di Wilayah Kerja Puskesmas Banyudono I, didapatkan hasil bahwa persentase keberhasilan setiap desa berkisar antara 62% - 90% saja. 

Persentase keberhasilan paling rendah berada di Desa Ngaru-Aru dengan target sasaran 208 anak, kemudian sasaran terimunisasi sebesar 129 anak dan sasaran belum terimunisasi sebanyak 79 anak. Persentase keberhasilan terbesar didapatkan oleh Desa Trayu dengan target sasaran sebesar 121 anak, sasaran terimunisasi sebanyak 109 anak dan sasaran belum terimunisasi sebanyak 12 anak. 

Hal ini tentunya akan menjadikan evaluasi bagi Puskesmas Banyudono I, para kader Kesehatan dan masyarakat. Oleh karena itu, untuk mempermudah dalam pendataan dan melihat serta mengidentifikasi target sasaran Program BIAN, saya membuat WebGIS dan StoryMap terkait hal tersebut yang dapat diakses oleh semua orang bahkan masyarakat diluar wilayah Banyudono.

WebGIS Identifikasi Target Sasaran Program BIAN Tahun 2022 Puskesmas Banyudono I. Dokpri 
WebGIS Identifikasi Target Sasaran Program BIAN Tahun 2022 Puskesmas Banyudono I. Dokpri 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan