Teknologi

Zenfon, Solusi Aman Konsumsi Buah Strawberry Karya Mahasiswa UB

30 Mei 2018   08:16 Diperbarui: 30 Mei 2018   08:22 334 1 1

Strawberry menjadi komoditas dengan laju produktivitas tinggi. Satu hektar kebun menghasilkan 74,82 ton strawberry pertahun dengan nilai jual Rp. 35.000,00/kg. Strawberry merupakan buah yang digemari masyarakat karena mengandung antioksidan tinggi. 

Namun, buah strawberry maupun produk olahannya seperti jus mudah mengalami kerusakan sehingga merugikan produsen dan menurunkan keamanan buah untuk dikonsumsi. Kerusakan disebabkan oleh kontaminasi mikroba E.coli dan Listeria monocytogenes. Preservasi buah strawberry secara tradisional dilakukan dengan menggunakan panas sehingga mengurangi kandungan nutrisi, proses lama dan hanya dapat mempreservasi satu fase produk. 

Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah ZENFON alat preservasi non thermal dengan mengintegrasikan teknologi High-Intensity Pulse Electric Field (HIPEF) dengan Ozone. Prinsip dari kedua teknologi ini yaitu memanfaatkan tegangan tinggi sebesar 20-35 kV/cm dari generator ZENFON yang digunakan untuk preservasi jus strawberry (liquid product) dengan HIPEF, sekaligus sebagai tegangan yang dilewatkan pada Ozone chamber untuk preservasi buah strawberry segar (solid product) sehingga produk dengan fase yang berbeda dapat diproses dalam alat ini. 

Tujuan dari program ini adalah menginvestigasi metode perancangan ZENFON sebagai alat preservasi solid dan liquid product, mengetahui mekanisme kerja ZENFON sebagai alat yang mengintegrasikan HIPEF dan Ozone untuk menginaktivasi mikroba serta menganalisa tingkat keberhasilan ZENFON untuk memperpanjang umur simpan produk tanpa menyebabkan reduksi kandungan nutrisi. 

Progam ini dilaksanakan selama 5 bulan dengan tahap pelaksanaan dimulai dari studi pustaka, pengumpulan alat dan bahan, perancangan alat, pembuatan alat, pengujian alat, pengaplikasian alat dan tahap evaluasi. Diharapkan ZENFON dapat membantu masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan global food security index Indonesia 2019.