Mohon tunggu...
Elang Maulana
Elang Maulana Mohon Tunggu... Dengan kata hidup lebih bermakna

Hanya manusia biasa yang mencoba untuk bermanfaat, bagi diri dan orang lain..

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Tok, Liga Inggris Resmi Disetop, Liverpool di Ujung Tanduk

14 Maret 2020   00:25 Diperbarui: 14 Maret 2020   00:27 254 11 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tok, Liga Inggris Resmi Disetop, Liverpool di Ujung Tanduk
Bola.net


PENYEBARAN wabah virus corona (covid-19) memang tidak pilih-pilih mangsa. Jangankan orang-orang yang jarang berolah raga, seorang atlit sekalipun yang cenderung berpola hidup sehat dan olahraga secara teratur tidak luput dari serangan virus asal Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Penyebarannya yang begitu masiv dan tidak menyerang dalam satu wilayah menjadikan organisasi kesehatan perserikatan bangsa-bangsa (PBB) WHO, menyatakan bahwa virus corona bukan lagi virus yang berkategori endemi, melainkan sudah pandemi. Sebab, penyebarannya sudah meluas ke berbagai negara dengan jarak ribuan kilo meter.

Hingga hari ini, Jumat (13/3/2020) penyebaran virus corona telah menyebar ke ratusan negara di dunia termasuk Indonesia.

Entah sampai kapan virus corona ini akan bisa ditemukan anti virus mujarab dan secepatnya dimusnahkan.

Yang jelas, dampak dari merajalelanya penyebaran virus corona telah sangat mengganggu sendi-sendi kehidupan di muka bumi. 

Sejumlah aktifitas ekonomi, budaya bahkan olahraga pun terpaksa ditunda dan dihentikan.

Khusus dalam cabang olahraga sepakbola. Sejumlah liga-liga top eropa terpaksa harus menghentikan sementara aktifitas kompetisi domestiknya. Ini dilakukan demi mencegah dan menangkal oenyebaran virus corona lebih parah lagi.

Otoritas sepak bola Italia sudah lebih dulu menghentikan sementara kompetisi Liga Serie-A Italia sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Bahkan, ada kemungkinan kompetisi liga sepak bola yang pernah dianggap sebagai liga terbaik di dunia pada dekade 90-an langsung dihentikan, jika penyebaran virus corona terus merajalela.

Menyusul Italia, otoritas La Liga Spanyol pun menghentikan sementara kompetisi liga sepak bola domestik, dari mulai liga profesional, hingga amatir. 

Sementara ini otoritas sepak bola Spanyol baru memutuskan seluruh pertandingan ditunda selama dua pekan ke depan atau hingga 3 April bulan depan.

Hari ini, secara mengejutkan otoritas Liga Inggris pun resmi menghentikan segala aktifitas pertandingan liga domestiknya hingga tanggal 4 April 2020 mendatang.

Dilansir detiksport.com, Pihak premier League mengadakan rapat pada hari Jumat (13/3/2020) terkait pandemi virus Corona yang sudah menyerang beberapa klub di Inggris. 

Hasilnya Liga Inggris, Divisi Championship, dan ajang Piala FA disetop sampai tanggal 4 April 2020 mendatang.

"Di atas segalanya, kami berharap Mikel Arteta dan Callum Hudson-Odoi cepat pulih, serta semua orang yang terkena dampak COVID-19," tulis pernyataan Premier League.

"Dalam situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, kami bekerja sama dengan pihak klub dan pemerintah. kesehatan pemain, staff, dan fan adalah prioritas kami," lanjut pernyataan tersebut.

Pihak Premier League akan terus memantau situasi perkembangan kesehatan dari pihak klub. Jika ada pembaruan lebih lanjut, akan diinformasikan secepatnya.

Saat otoritas Liga Ingris resmi menghentikan seluruh pertandingan liga domestiknya, sejujurnya ada hal yang membuat penulis was-was.

Ya, sebagai penggemar klub Liverpool. Penulis berharap pada musim ini, Mohamad Salah dan kawan-kawan mampu mengangkat tropy juara Liga Primer Inggris untuk pertama kalinya, setelah terakhir kali meraihnya tiga dekade silam, pada musim 1989/1990.

Sebenarnya untuk meraih gelar juara Liga Primer Inggris pada musim 2019/2020, peluang The Reds (julukan Liverpool) sangat terbuka lebar.

Saat ini hingga pekan ke-29,  Mohamad Salah dan kawan-kawan tengah nyaman di puncak klasemen sementara dengan raihan 82 poin atau unggul 25 poin dari pesaing terdekatnya Manchestet City.

Dengan posisi seperti ini, untuk memastikan gelar juara Liga Primer Inggris ke-19 kalinya sepanjang keikut sertaaan The Reds pada kompetisi kasta tetinggi Inggris, pasukan Jurgen Klopp hanya membutuhkan dua kemenangan atau enam poin tambaham dari sembilan laga sisa.

Bukan bermaksud takabur, rasanya enam poin yang dibutuhkan The Reds untuk mengunci gelar Liga Primer rasanya bukan masalah serius, jika kompetisi berjalan normal.

Masalahnya, mulai hari ini Liga Primer Inggris di setop hingga tanggal 4 April bulan depan. Hal ini berlaku jika penyebaran virus corona di Negeri Ratu Elizabeth ini bisa segera diatasi. Jika tidak, bukan mustahil kompetisi liga langsung dihentikan.

Andai skenario terburuk (liga dihentikan), lantas bagaimana dengan nasib Liverpool yang sudah di ambang juara?

Inilah yang menjadikan rasa was-was dan tanda tanya besar penulis.

Apakah otoritas Liga Primer Inggris akan memberikan gelar juara pada pimpinan klasemen sementara saat liga dihentikan atau tidak?

Bersyukurlah kalau Keputusan otoritas tertinggi Liga Primer Inggris memberikan tropy Liga Primer pada pimpinan klasemen saat liga di hentikan, yakni Liverpool.

Namun, jika akhirnya mereka (otoritas tertinggi Liga Primer Inggris) lebih memilih tidak menentukan juara musim ini, maka puasa gelar Liverpool mendapatkan tropy Liga Primer Inggris akan semakin panjang.

Sekarang Liverpool benar-benar sedang berada di ujung tanduk. Terimakasih

Salam

VIDEO PILIHAN