Mohon tunggu...
Eko Windarto
Eko Windarto Mohon Tunggu... Penulis - Penulis. Esainya pernah termuat di kawaca.com, idestra.com, mbludus.com, javasatu.com, pendidikannasional.id, educasion.co., kliktimes.com dll. Buku antologi Nyiur Melambai, Perjalanan. Pernah juara 1 Cipta Puisi di Singapura 2017, juara esai Kota Batu 2023

esai

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Gotong Royong Pendirian TPS di Masa Tenang

12 Februari 2024   23:11 Diperbarui: 12 Februari 2024   23:52 69
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Oleh: Eko Windarto

Pemilihan umum (Pemilu) merupakan suatu periode penting bagi negara dan rakyat. Menjelang pemilu, berbagai persiapan harus dilakukan untuk meningkatkan partisipasi rakyat dalam menentukan masa depan negara. Salah satu persiapan penting adalah pendirian Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang perlu dilakukan sebelum pemilu berlangsung. Namun, pendirian TPS bukanlah sebuah hal yang mudah, harus melalui sejumlah persiapan dan koordinasi yang matang. Kali ini, di masa tenang pemilu, warga di lingkungan RT. 33. RW. 08. Sekarputih, Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, melakukan gotong royong dalam pendirian TPS.

Proses Pendirian TPS

Dalam proses pendirian TPS, warga melakukan beberapa tahapan seperti penentuan lokasi, persiapan alat dan perlengkapan, hingga pemasangan baliho sebagai tanda bahwa suatu wilayah sudah memiliki TPS. Pada awalnya, warga yang berasal dari lingkungan RT. 33. RW. 08. Sekarputih, telah melakukan rapat koordinasi untuk menentukan lokasi yang tepat untuk mendirikan TPS.

Setelah lokasi TPS ditentukan, warga mulai mempersiapkan perlengkapan dan alat untuk melaksanakan tugasnya sebagai petugas TPS. Mereka mempersiapkan bilik suara, kotak suara, panggung untuk pengumuman hasil perhitungan suara, dan perlengkapan lain seperti formulir dan surat suara.

Dalam proses pendirian TPS juga dilakukan sosialisasi dan edukasi tentang pelaksanaan pemilu dan manfaat pentingnya partisipasi masyarakat dalam pemilu. Warga juga mengedukasi satu sama lain cara penggunaan bilik suara dan kotak suara, serta pentingnya menjaga suara dan hak pilih masing-masing sebagai warga negara.

Melalui gotong royong, warga menyelesaikan seluruh persiapan pendirian TPS sesuai waktu yang telah ditentukan. Mereka bekerja sama untuk merapikan lokasi, memasang spanduk, mengecek kesiapan semua peralatan, dan mencatat siapa yang akan bertugas sebagai petugas TPS di lokasi ini.

Manfaat Gotong Royong

Gotong royong dalam pendirian TPS ini adalah suatu bentuk koordinasi yang dilakukan warga untuk menghadapi salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan pemilu. Semua tahapan dilakukan berdasarkan kesadaran kolektif untuk memastikan suksesnya pelaksanaan pemilu dan untuk memenuhi hak warga negara dalam menentukan pilihan politiknya.

Selain menunjukkan kebersamaan, gotong royong dalam pendirian TPS juga memberikan manfaat lain bagi warga sekitarnya. Warga merasa lebih terlibat dan lebih sadar akan pentingnya partisipasi dalam pemilu. Dengan gotong royong, warga yang memiliki keahlian khusus dapat memberikan kontribusi yang lebih pada proses pendirian TPS. Selain itu, gotong royong juga dapat mempererat hubungan sosial antar warga.

Kesimpulan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun