Mohon tunggu...
Politik Pilihan

Tingkatkan Kerja Sama, Menhan RI dan AS Gelar Pertemuan

25 Januari 2018   15:18 Diperbarui: 25 Januari 2018   15:26 633 0 0 Mohon Tunggu...

Berbagai kerja sama dilakukan sejumlah negara, untuk memperkuat dan meningkatkan fungsi dan peran nya di dunia. Kerja sama yang dibangun tak hanya dalam jangka waktu yang singkat akan tetapi massa yang panjang, untuk saling bersinergi mencapai sebuah kesepakatan bersama.

Hal ini yang kembali dilakukan Kementerian Pertahanan RI dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat dalam beberapa waktu kemarin. Kedua negara tersebut menggelar pertemuan untuk menyepakati beberapa hal yang nantinya bisa memberikan dampak positif bagi kehidupan bangsa dan negara di dunia.

Kerja sama tersebut dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kemampuan Personel Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia di bidang hukum. Melalui Biro Hukum Setjen Kemhan RI bekerjasama dengan Defence Institute for International Law Studies dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang mengadakan Workshop "Law of Armed Conflict Exchange".

Peningkatan kapasitas dan kemampuan Personel sangat dibutuhkan Kementerian Pertahanan dan juga Tentara Nasional Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang, sehingga personel juga bisa lebih siap dalam bersaing di kancah dunia.

Workshop yang digelar selama empat hari dan di buka pada Senin (22/1/2018) tersebut merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan sebuah kerja sama yang komperhensif yang selama ini telah berjalan antara Kementerian Pertahanan RI dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Lebih lanjut acara Workshop di hari berikutnya juga mempertemukan dua pimpinan di Lembaga Pertahanan baik Indonesia dan juga Amerika Serikat. Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu menerima dengan hormat kunjungan kenegaraan Menteri Pertahanan Amerika Serikat H.E. Mr. James Norman Mattis beserta rombongan, di Kantor Kemhan, Jakarta, Selasa (23/1).

Kedatangan Menhan AS beserta rombongan disambut dengan Upacara Jajar Kehormatan yang dilakukan di Kemhan, untuk selanjutnya kedua Menhan melakukan pembicaraan bilateral. Berbagai hal yang diperbincangkan Kedua Menteri Pertahanan antara lain, visi Indonesia sebagai poros maritim dunia, kerja sama bilateral dan multilateral di kawasan dalam Patroli Terkoordinasi Trilateral, dan kerja sama our eyes.

Pertemuan juga membahas keamanan informasi militer (GSOMIA) dan pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista), serta kebijakan maritim yang kedepan perlu menjadi perhatian utama kedua negara dalam menyongsong keamanan dan stabilitas maritim dunia. 

Dan tentu yang tak terlupakan bahwa kerja sama yang telah terjalin untuk yang kesekian kalinya ini memberikan dampak positif bagi kepentingan nasional kedua negara serta menjadi sumbangsih bagi perdamaian dan stabilitas keamanan dunia dan tentunya juga berguna bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kedua negara.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x