Mohon tunggu...
Eko Irawan
Eko Irawan Mohon Tunggu... Hidup itu berarti saat Mau belajar, Membaca dan Menulis

PNS, Pegiat sejarah dari Komunitas Reenactor Ngalam, Penggelola Musium Reenactor Ngalam dan Penulis Kompasiana

Selanjutnya

Tutup

Karir Artikel Utama

Jika Pegawai Kurang Piknik, Bagaimana Kinerja dan Kesejahteraannya?

17 Februari 2020   14:10 Diperbarui: 19 Februari 2020   05:05 597 11 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Jika Pegawai Kurang Piknik, Bagaimana Kinerja dan Kesejahteraannya?
Ilustrasi terlalu lelah bekerja. (sumber: CreativaImages)

Instansi, baik Pemerintah atau swasta, idealnya mempunyai Pegawai dengan kinerja hebat, agar prodoktifitasnya meningkat baik dari sisi pelaporan, pelayanan prima kepada publik dan income perusahaan. Namun bisakah itu ideal sepanjang tahun? 

Mari kita bahas peningkatan kinerja karyawan agar efektif dan secara signifikan bisa meningkatkan kesejahteraan Pegawainya, meningkatkan kinerja perusahaannya dan penting tidaknya pemenuhan kebutuhan refereshing bagi Pegawainya yang kurang Piknik.

Kurang Piknik

Pernah dengar Kata Kurang Piknik dipembicaraan sehari hari? Kita bisa melihat banyak pegawai stress berat dan cenderung tidak efektif dilingkungan kerjanya. Kenapa itu terjadi? 

Secara umum, mereka ini dikatakan Kurang Piknik. Apakah ada korelasi antara kurang piknik dan efektifitas kinerjanya? Berikut ciri cirinya, jika tanda ini diketemukan, maka masuk kategori kurang piknik

1. Sakit-sakitan

Sakit adalah hal wajar yang dialami oleh setiap orang, karena karyawan adalah manusia dan bukan robot. Secara mekanik, robot yang didukung tehnologi tinggi bidang komputer saja bisa error dan perlu maintenance, apalagi itu manusia. Yang perlu dipelajari adalah kenapa ada pegawai yang sakit sakitan? 

Beban Kerja yang ditanggung seorang Karyawan dan tingkat preasure atau tekanan kerjanya perlu dipahami oleh pimpinan instansi. Kelelahan memicu kacaunya keseimbangan hormon dalam tubuh seseorang. 

Gangguan Kesehatan fisik, seperti sakit pinggang, mata lelah, sakit kepala, sakit lambung, dan gangguan disekitar dada dan kulit  adalah efek orang kelelahan kerja. Jika kondisi ini terjadi pada anda, coba cek kedokter dan cek kapan anda terakhir kali liburan.

2. Gangguan Tidur

Tidur adalah proses mengistirahatkan tubuh. Secara normal, tubuh butuh istirahat selama 8 jam. Rata rata kita tidur dibawah standar tersebut. Gangguan tidur terjadi karena kita banyak pikiran. Kapasitas pikiran seseorang juga terbatas dan tidak akan mampu berpikir 2 sampai 4 permasalahan dalam satu waktu yang sama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN