Mohon tunggu...
Eddy Roesdiono
Eddy Roesdiono Mohon Tunggu...

'S.C'. S for sharing, C for connecting. They leave me with ampler room for more freedom for writing.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Artikel Utama

Logo AirAsia Menuju ke Merah Lagi

15 Februari 2015   18:05 Diperbarui: 17 Juni 2015   11:09 231 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Logo AirAsia Menuju ke Merah Lagi
1423972384155950992

Seperti kita ketahui, sejak hari nahas penerbangan AirAsia QZ8501, 28 Desember 2014, logo perusahaan penerbangan yang berbasis di Kuala Lumpur itu langsung diubah dari merah ke abu-abu, warna duka. Perubahan warna pada laman www.airasia.com itu dilakukan pukul 16.42 WIB, 28 Desember 2014, disertai pula dengan crisis web berlatar berlatar belakang abu-abu dengan tulisan ‘Updates on Airasia QZ8501’, dan hastag #togethwewestand.

[caption id="attachment_351207" align="aligncenter" width="402" caption="screenshot : www.airasia.com"][/caption]

Sebelumnya, pada pukul 10.42 WIB, 28 Desember 2014, latar belakang logo di akun twitter AirAsia, Tony Fernandes (boss AirAsia), dan AirAsiaIndonesia, sudah diubah dari merah menjadi abu-abu.

[caption id="attachment_351208" align="aligncenter" width="511" caption="screenshot : www.bbcnews.com"]

1423972439988903118
1423972439988903118
[/caption]

Pada pukul 10:47, 28 Desember 2014, Airasia, melalui pesan Facebook dan twitter, mengumumkan tentang hilang kotak penerbangan QZ8501 dari Surabaya ke Singapura yang membawa 162 penumpang dan kru, dengan latarbelakang logo yang telah diubah menjadi abu-abu.

[caption id="attachment_351209" align="aligncenter" width="483" caption="screenshot : www.bbcnews.com"]

1423972537954671667
1423972537954671667
[/caption]

Peristiawa nahas itu, Minggu 15 Februari 2015, telah 49 hari berlalu. Meski petugas yang berwenang terus menjalankan operasi evakuasi, belum semua jenazah korban ditemukan. Kita masih turut merasakan duka mendalam itu.

Seberapa lamakah nuansa duka pada logo Airasia akan berlangsung? Tentunya AirAsia telah memikirkan untuk memerahkan kembali logonya. Namun, beringsut dari nuansa duka ke nuansa cerah, bagi AirAsia, ternyata bukan hal yang mudah. Mereka perlu langkah-langkah strategis agar upaya memerahkan kembali logo ini tak terkesan mengabaikan duka yang masih dirasa keluarga korban. Untuk itu, AirAsia, melalui sentuhan-sentuhan public relations yang manis, menempuh upaya kembali ke merah itu dengan strategi yang terencana.

Bila alamat e-mail Anda terdaftar pada AirAsia, Anda tentu akan mendapatkan newsletter yang intinya minta dukungan Anda agar AirAsia bisa dengan nyaman memerahkan kembali latarbelakang logonya, seperti gambar di yang terikut dalam pesan e-mail mereka kepada saya di bawah ini :

[caption id="attachment_351211" align="aligncenter" width="522" caption="screenshot : www.airasia.com"]

14239726501028758889
14239726501028758889
[/caption]

Newsletter itu membawa pesan grafis sederhana, yakni logo AirAsia yang berlatar belakang abu-abu dengan pesan grafis kaleng cat merah dengan wording yang berbunyi : 'setiap cinta dan dukungan yang Anda sampaikan dengan menyebutkan #togetherwestand dan @AirAsiaID akan membantu kami meraih semangat merah kami kembali'. Maksudnya, bantulah AirAsia untuk memerahkan logonya kembali dengan cantumkan hastag #togetherwestand dan @AirAsiaID manakala nge-tweet. Cara ini, menurut AirAsia, akan mendukung AirAsia untuk mewujudkan impian-impian Anda (untuk terbang).

Jumlah tweet itu nantinya akan menjadi semacam dukungan bagi AirAsia untuk secara perlahan tapi pasti memerahkan kembali logo AirAsia seperti pesan grafis di bawah ini. Titik-titik merah di bagian bawah logo itu menandakan proses pemerahan logo, makin banyak titik merahnya, makin penuh rona merah pada logo itu; dan pada saat itu, latarbelakang logo AirAsia akan full merah kembali.

[caption id="attachment_351214" align="aligncenter" width="452" caption="screenshot : www.airasia.com"]

1423972914939022637
1423972914939022637
[/caption]

Saya menilai proses meraih kepercayaan masyarakat, dan semangat lewat citra merah ini merupakan upaya yang bijaksana. Sebuah bisnis tak bisa terus menerus berada dalam nuansa sendu seberapa besar musibah itu telah menimpa mereka. AirAsia harus move-on, harus belajar lebih baik dan berupaya lebih keras untuk menghadirkan jasa penerbangan yang bebas musibah.

Sembari terus berdoa agar para korban beroleh tempat yang layak di sisi Yang Maha Kuasa, sambil terus memberi semangat dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan, sambil mendoakan kesehatan dan keselamatan para petugas yang mungkin masih bekerja mengevakuasi korban, mengidentifikasi jenazah dan sebagainya, bolehlah kita bantu AirAsia meraih kembali semangat mereka.

Kita berharap agar penyedia jasa penerbangan di manapun akan mempunyai semangat yang sama, yakni semangat untuk memberikan layanan bebas musibah dan bebas duka.

Salam semangat!

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x