Mohon tunggu...
DONY PURNOMO
DONY PURNOMO Mohon Tunggu... Pengajar dan Penulis

Aktivitas sehari-hari sebagai pengajar, Sebagai pemilik Bisnis SPIRIT KAOS dan suka menuliskan buah fikiran dalam coretan-coretan sederhana. kunjungi pula tulisan saya yang lain di http://pinterdw.blogspot.com/

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Menyiapkan Anak dalam Berpuasa Ramadan

4 Mei 2019   19:04 Diperbarui: 4 Mei 2019   19:26 0 0 0 Mohon Tunggu...
Menyiapkan Anak dalam Berpuasa Ramadan
Foto: Ilustrasi anak berpuasa (Sumber: www.thespruce.com)

Bulan suci ramadhan akan segera tiba. Ibadah yang wajib bagi umat islam karena berpuasa adalah salah satu rukun islam yang harus dijalani bagi setiap orang yang beragama islam. Dalam kitab suci alquran telah dijelaskan "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa" (QS. Al Baqarah: 183).

Bagi seorang anak yang masih belajar dalam menjalani ibadah puasa sangatlah berat. Godaan dari lingkungan, teman sepermainan dan makanan sering kali membuat anak menjadi gagal saat melaksanakan ibadah puasa. Kadangkala mereka rewel karena tidak tahan pada godaan selama mereka menjalanakan ibadah puasa.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan para orangtua agar anak dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik dan lancar diantaranya;

Pertama, berikan pemahaman. Seorang anak perlu diberikan pemahaman mengenai ibadah puasa. Baik dari segi pahala maupun dosa ketika tidak menjalankan ibadah puasa. Dalam memberikan pemahaman ini tentunya disesuaikan dengan tingkatan umur si anak sehingga si anak dapat memahami hal yang disampaikan oleh orangtua.

Kedua, berikan pancingan. Saat akan melaksanakan ibadah puasa berikan pancingan pada anak. Misal jika kamu berhasil berpuasa kamu akan ayah belikan sepeda. Dalam memberikan pancingan ini usahakan hadiah yang bermanfaat untuk menunjang kehidupan sehari-harinya.

Ketiga, dampingi mereka. Saat anak menjalankan ibadah puasa perlu pendampingan dari orangtua. Pendampingan ini untuk memberikan semangat kepada si anak sehingga ia merasa ada dukungan saat beribadah. Bangunkan ia dengan kasih sayang saat akan sahur karena biasanya anak sulit dibangunkan saat sahur.

Keempat, berikan teladan. Orangtua adalah teladan bagi anak, sehingga orangtua harus memberikan teladan dalam menjalankan ibadah puasa. Jangan sampai orangtua hanya menyuruh tetapi tidak memberikan teladan bagi anak-anaknya.

Kelima, perhatikan menu makannya. Selama berpuasa si anak menahan makan selama seharian, sehingga orangtua juga harus memperhatikan asupana makanan si anak. Jangan sampai anak kekurangan asupan makanan sehingga mengganggu metabolisme tubuh yang akhirnya dapat berakibat penurunan daya tahan tubuh si anak .

Semoga bermanfaat dan dapat membantu para orangtua dalam mempersiapkan putra-putrinya dalam menjalani ibadah puasa ramadhan.