Mohon tunggu...
dodo hawe
dodo hawe Mohon Tunggu... -

Dodohawe, menjalani hidup biasa-biasa saja, orangnya biasa-biasa saja. Menjalani hidup normal apa adanya, yang penting dalam segala tindakan banyak manfaat untuk kehidupan bersama, untuk kemajuan agama dan bangsa...

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Mengembangkan ide dan kreativitas

9 Maret 2009   13:54 Diperbarui: 26 Juni 2015   20:17 580 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Pemerintahan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Menurut Vikipedia imajinasi secara umum, adalah kekuatan atau proses menghasilkan citra mental dan ide (gagasan). Istilah ini secara teknis juga dipakai dalam psikologi sebagai proses membangun kembali persepsi dari suatu benda yang terlebih dahulu diberi persepsi pengertian. Sejak penggunaan istilah ini bertentangan dengan yang dipunyai bahasa biasa. Beberapa psikolog lebih menyebut proses ini sebagai ‘menggambarkan’ atau ‘gambaran’ atau sebagai suatu reproduksi yang bertentangan dengan imajinasi ‘produktif’ atau ‘konstruktif’.
Gambaran citra dimengerti sebagai sesuatu yang dilihat oleh ‘mata pikiran’. Suatu hipotesis untuk evolusi imajinasi manusia ialah bahwa hal itu memperbolehkan setiap makhluk yang sadar untuk memecahkan masalah (dan oleh karena itu meningkatkan fitnes) perseorangan oleh penggunaan simulasi (permainan) jiwa.
Pengertian di atas rasanya terlalu abstrak dan kurang membumi. Terlepas dari itu semua, pemahaman tentang imajinasi dan kreativitas perlu menjadi acuan dalam langkah dalam berfikir kita sehari-hari.
Anda ingin berkembang dan maju? “Berfikirlah yang kreatif”. Berfikir kreatif adalah, proses berfikir untuk menemukan ide-ide yang baru. Dengan cara berfikir kreatif inilah yang membuat orang ulet tidak mau menyerah terhadap langkah-langkah dalam tindakkannya. Cara berfikir kreatif sebenarnya juga bisa dilakukan untuk tujuan apa saja.

Baik itu untuk pengembangan ide-ide bisnis berskala besar, maupun dalam skala kecil misalnya usaha toko kelontong, hingga pedagang K5. Bahkan seorang seniman, desainer, fotografer hingga seorang pemimpinpun sebenarnya dituntut untuk selalu berfikir kreatif agar memiliki gagasan-gagasan baru yang produktif dan variatif.

Bagi seorang seniman, desainer dan fotografer, cara berfikir kreatif, harus selalu ditumbuhkan. Karena dengan ide dan gagasan yang baru, akan mampu memunculkan karya yang baru dan berbeda.
Kadang ide dan gagasan ini muncul dari peristiwa atau benda yang ada disekitar kita. Tak jarang ide-ide kreatif itu, muncul karena perilaku seseorang yang ada di sekitar kita. Tak jarang pula sebuah karya besar, hanya karena melihat sebuah benda kuno, yang kemudian muncul pemilikiran untuk menciptakan sebuah karya yang beda.

Sebenarnya untuk mengembangkan berfikir kreatif itu, tidak harus menguras pikiran kita. Misalnya dengan merenung berhari-hari. Tapi yang paling penting adalah bagaimana kita mampu memanage pikiran-pikiran kita, dengan cara segar, sederhana, ringan tapi berkualitas.
Sebagai seorang fotografer dan painter, saya selalu mengembangkan proses berfikir kreatif terhadap berbagai visual yang saya lihat. Visual-visual itu selalu saya amati, saya cerna, kemudian berusaha saya simpan ke dalam memori otak saya.

Kenapa harus saya simpan? Karena dengan menyimpan visual-visual ke dalam memori otak, nantinya bisa digunakan sebagai referensi, dan diaplikasikan ketika membuat sebuah karya foto atau karya seni yang lain dan baru. Secara tidak kita sadari pula, banyaknya visual yang tersimpan di dalam memori otak kita, akan membantu dalam proses pencarian ide-ide baru sebuah karya baru dan beda. Cobalah… (dodo hawe, fotografer dan painter)

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan