Predictors Dims
Predictors Dims

Keep The ..[Red and White]..Flag Flying High

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Inggris Vs Kroasia, Memperebutkan Sejarah Final Pertama?

11 Juli 2018   23:14 Diperbarui: 11 Juli 2018   23:35 783 2 2
Inggris Vs Kroasia, Memperebutkan Sejarah Final Pertama?
Kroasia vs Inggris:Siapa yang akan terus melaju?(FIFA.com)

Di Stadion yang sama yang akan digunakan untuk mencari Tim Juara Piala Dunia 2018, dua tim yang sudah lama tidak berlaga di Semi Final Piala Dunia akan bertanding memperebutkan satu tempat di Partai Final.  Kroasia yang terakhir kali berlaga di Semi Final 20 tahun lalu di Prancis berhadapan dengan Inggris yang terakhir kali berlaga di Semi Final 28 tahun silam di Italia.  

Kroasia lolos ke Fase Knock-Out, setelah menjadi Juara Grup C dengan menaklukkan tim Messi-Sentris Argentina, Elang Super Nigeria, dan Kuda Hitam Nordik Islandia.  Kroasia kemudian berhasil menyingkirkan Tim Dinamit Denmark dan tuan rumah Rusia masing-masing di Fase 16 Besar dan Perempat Final keduanya lewat adu penalti.

Dengan lini tengah yang diperkuat dua pemain yang biasanya saling bersaing dalam El Classico di La Liga: Ivan Rakitic (Barcelona) dan Luca Modric (Real Madrid) serta didukung oleh Marcelo Brozovic, Kroasia telah mencetak 10 gol dan kebobolan 4 gol.  Di bawah mistar, Danijel Subasic menjadi pemain kunci yang meloloskan Kroasia hingga Fase Semi Final lewat penyelamatan-penyelamatannya.

Berbeda dengan Kroasia, Inggris lolos ke Fase Knock-Out sebagai Runner-up Grup G sesuai dengan ‘pilihan  mereka’ sendiri.  Setelah sukses menaklukkan Tunisia dan membantai Panama, Inggris ‘memilih untuk memberikan’ juara Grup kepada Belgia.  Inggris selanjutnya berhasil menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti di Fase 16 Besar serta menaklukkan Swedia di Perempat Final lewat dua gol tandukan.

Melihat dari data statistik, sekilas Inggris berfokus hanya pada Harry Kane yang telah mencetak lebih dari separuh gol Timnas Inggris di Piala Dunia 2018.  Namun tidak seperti Argentina, Inggris tidak hanya Kane semata.  Setidaknya dua pertandingan sebelumnya di Fase Knock-Out membuktikan hal itu. Kiper pendek namun lincah Jordan Pickford menjadi kunci kemenangan Inggris atas Kolombia dan Swedia.  Sementara itu, tandukan dari Harry Maguire dan Dele Alli sukses menyingkirkan Swedia saat Harry Kane berhasil dikunci[1].

Pertandingan antara kedua tim dipastikan akan berjalan  sengit.  Kedua tim akan saling berhadapan dengan dua formasi yang berbeda. Kroasia akan tampil dengan formasi 4-2-3-1 yang dimotori oleh duet Ivan Rakitic dan Luca Modric.  Sedangkan Inggris akan menggunakan formasi 3-5-2 dengan Harry kane sebagai ujung tombak dan didukung oleh trio pemain di lini tengah:Jordan Henderson, Dele Alli, dan Jesse Lingard.

Kedua tim memang baru bertemu sebanyak 7 kali dengan Inggris menang 4 kali sedangkan Kroasia menang 2 kali [2].  Kemenangan terakhir Inggris terjadi di Kualifikasi Piala Dunia 2010.  Sedangkan dua kemenangan Kroasia terjadi di Kualifikasi Piala Eropa 2008. Namun keunggulan Inggris dalam rekor pertemuan mungkin tidak akan berlaku dalam pertemuan pertama keduanya di Piala Dunia.  Apalagi melihat catatan berikut.

Berdasarkan data statistik untuk penyerangan, Kroasia memang mampu mengungguli Inggris dalam jumlah kesempatan yang dihasilkan dengan 78 percobaan tendangan berbanding 70. Namun Inggris lebih unggul dalam tingkat akurasi dengan prosentase tendangan meleset 42.9% lebih rendah dibandingkan Kroasia yang mencapai 50%.

Hal ini membuat Inggris sedikit lebih banyak dalam mencetak gol dibandingkan Kroasia [3]. Harry Kane akan didukung para 'sniper' seperti Jesse Lingard dan Raheem Sterling yang masing-masing punya prosentase tendangan meleset hanya 25% dan 28.6%[4].

Dalam performa lini tengah, Inggris juga lebih unggul dalam rata-rata prosentase penguasaan bola dan akurasi umpan.  Inggris mencatatkan rata-rata prosentase penguasaan bola 54.6% sedangkan Kroasia 54.2%.  Sementara Inggris mempunyai akurasi umpan sebesar 87% lebih tinggi dibandingkan Kroasia yang hanya 83%.

Namun Inggris harus berhati-hati dengan recovered balls dari lini tengah Kroasia. Penulis mencatat 46% recovered balls dari Kroasia dilakukan dari lini tengah mereka, sedangkan Inggris hanya 33%. Kondisi ini kemungkinan bisa menyulitkan lini tengah ‘The Three Lions’ untuk menyalurkan bola ke depan[5][6].  Di lini tengah, pertarungan antara trio:Brozovic-Rakitic-Modric(Kroasia) vs Alli-Henderson-Lingard(Inggris) dapat menjadi penentu dalam pertandingan nanti.

Meskipun kedua tim sama-sama kebobolan 4 gol, Kroasia jauh lebih unggul dengan total tackle, clearance dan save yang mencapai 205. Sedangkan Inggris hanya 104. Namun jumlah recovered balls dari Inggris lebih banyak dengan 202 kali[5][6]. Faktor lain yang mungkin bisa menjadi pembeda dalam pertahanan adalah kiper kedua tim.

Danijel Subasic (Kroasia) memang punya saving rate lebih tinggi dibandingkan Jordan Pickford (Inggris)[7].  Namun keberhasilan Pickford mencatatkan clean sheet di Perempat Final serta menahan tendangan penalti Carlos Bacca di Fase 16 Besar, menunjukkan Pickford layak untuk menjaga gawang Timnas Inggris di Piala Dunia 2018.

Catatan tersebut di atas ditambahkan dengan target sejarah yang akan mereka dapatkan jika lolos ke Final Piala Dunia 2018. Kroasia berharap mencatatkan sejarah Final pertama mereka di Piala Dunia sejak partisipasi pertamanya 20 tahun silam. Sedangkan Inggris mengharapkan bisa mewujudkan Final Piala Dunia pertamanya di luar Inggris sejak menjadi juara 52 tahun lalu.

Berbagai catatan di atas menambah keseruan pertandingan antara Kroasia vs Inggris.  Tim mana yang akan berhasil mencatatkan sejarah bagi negaranya? Faktor keberuntungan mungkin akan menjadi penentunya.  Mari kita nikmati serunya..Semi Final Piala Dunia 2018 Kroasia vs Inggris.  Jangan nonton bola tanpa Kacang Garuda.