Mohon tunggu...
Usman Didi Khamdani
Usman Didi Khamdani Mohon Tunggu... Menulislah dengan benar. Namun jika tulisan kita adalah hoaks belaka, lebih baik jangan menulis

Kompasianer Brebes | KBC-43

Selanjutnya

Tutup

Digital Artikel Utama

Cara Mengamankan Android, WhatsApp, dan Akun Media Sosial Kita

25 April 2020   00:04 Diperbarui: 25 April 2020   16:25 1147 20 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Cara Mengamankan Android, WhatsApp, dan Akun Media Sosial Kita
Gambar oleh USA-Reiseblogger dari Pixabay

Belakangan, isu keamanan para pengguna layanan berbasis internet menjadi pembicaraan yang hangat, hingga Kompasiana pun mengangkatnya sebagai salah satu tajuk atau topik pilihan.

Ya, berbagai kasus diretasnya akun-akun media sosial, WhatsApp hingga ponsel androidnya itu sendiri, menjadi mimpi buruk para penggunanya.

Sebab, korbannya hampir dari segala kalangan. Tidak hanya pejabat, artis ataupun orang terkenal, bahkan kita yang tidak dikenal siapapun di internet, bisa saja menjadi korban.

Peretasan yang terjadi adalah dengan mengambil alih kendali login hingga peretasnya pun dapat leluasa memanfaatkan fasilitas atau menu yang ada.

Dalam kasus peretasan akun media sosial, peretas biasanya akan memposting hal-hal yang dapat menjatuhkan martabat atau reputasi si pemilik akun atau menghilangkan kepercayaan orang lain terhadap si pemilik akun atau juga agar si pemilik akun dapat terjerat hukum.

Selain itu peretas juga memanfaatkan fasilitas pesan yang ada untuk menghubungi teman-teman atau follower si pemilik akun yang biasanya dilakukan berkaitan dengan penipuan permintaan sejumlah uang dengan mengatasnamakan pemilik. Atau, dalam kasus yang lebih gila, si peretas akan menghapus akun sosial media tersebut.

Peretasan pada WhatsApp sendiri, atau layanan chatting lainnya, tidak jauh berbeda modusnya dengan peretasan pada akun media sosial.

Seperti yang dialami baru-baru ini oleh salah satu pemilik akun Twitter yang cukup terkenal, di mana gara-gara akun WhatsAppnya diretas, dia harus diciduk dan berurusan dengan pihak kepolisian karena ternyata dari WhatsApp-nya tersebar pesan yang bernada sangat provokatif dan dapat memicu kerusuhan atau chaos.

Sementara peretasan terhadap Android, biasanya dengan menyusupkan malware atau aplikasi jahat ke dalam Android yang bisa merekam segala aktifitas atau bahkan mencuri data-data penting yang ada di dalam Android.

Malware ini seringkali tidak nampak jahat bahkan seperti aplikasi lainnya hingga seringkali dapat dengan mudah mengecoh.

Lalu, bagaimana caranya mencegah agar akun media sosial kita atau WhatsApp dan Android kita aman dari peretasan?

Jangan Tergiur dengan yang Gratisan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x