Mohon tunggu...
Diannita Harahap
Diannita Harahap Mohon Tunggu... Dosen - Dosen

Kepeminatan Biologi. Orang Batak yang lahir di Jayapura Papua dan digariskan takdir mengabdi di Aceh. Selamat datang di blog saya ya.. rumah sederhana, enjoy everyone.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno Pilihan

Biofilm Permukaan, Populasi Jamur Mikroskopis Bisa Apa?

18 Maret 2023   08:22 Diperbarui: 18 Maret 2023   08:29 115
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Batuan Andesit. Sumber : freepik.com/user35374814

Melestarikan warisan budaya merupakan implementasi membangun martabat dan identitas bangsa. Apalagi jika warisan budaya tersebut diakui sebagai satu dari keajaiban dunia yang ada. Kelestarian situs budaya sebagai bentuk tekad menjaga sejarah bangsa.

Candi Borobudur satu diantara cagar budaya yang ada di Indonesia, pernah tercatat sebagai tujuh keajaiban dunia. Candi tersusun atas batu-batuan Andesit

Batu jenis ini memiliki porositas tinggi sehingga mudah dipahat namun memiliki kelemahan yakni sifat fisika kuat tekan cenderung rendah sehingga mudah mengalami kerusakan.

Adapun kerusakan Batuan Andesit dapat terjadi karena beberapa hal, diantanya pelapukan mekanis, pelapukan fisik oleh faktor lingkungan (cahaya, suhu, kelembapan dan penguapan). Selain itu kerusakan dapat disebabkan oleh mikroba yang melekat pada permukaan batu.

Kita akan mengulas lebih jauh tentang ekosistem mikroba yang melekat pada permukaan. Komunitas ini unik. Bukan mikroba yang hidup seperti pada air mengalir, berpindah tempat dikendalikan satuan jarak dan waktu.

Mengenal Biofilm

Mikroba yang melekat, dapat terdiri dari bermacam jenis tidak hanya bakteri, dapat juga berupa jamur mikroskopis maupun alga. Ilustrasinya seperti sebuah pemukiman penduduk di perkotaan yang majemuk, ataupun sebuah hutan heterogen yang tidak hanya Pinus di dalamnya.

Mudahnya mengenal biofilm, jika pembaca pergi ke toilet umum yang kurang bersih. Biofilm dapat melekat pada gagang pintu, gayung, permukaan dinding dan lantai, kran dan shower serta knob flush toilet.

Mikroba dapat membentuk sekumpulan sel (koloni) yang lapisannya tumpang tindih. Lapisan ini terbentuk sebagai bukti interaksi dan komunikasi intraseluler maupun antar jenis mikroba.

Artinya komunikasi berlangsung antar sel dengan sel lainnya, bakteri jenis yang berbeda juga dapat saling berkomunikasi. Disamping itu bakteri dan jamur mikroskopis juga dapat pula melakukannya.

Sebagai bukti komunikasi ini diperkuat dengan adanya produk sel yang dikeluarkan. Hal ini dapat dirasakan oleh manusia sebagai investasi perubahan permukaan benda menjadi licin seperti berlendir, berubah warna menjadi kekuningan, kecokelatan hingga kehitaman.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun