Mohon tunggu...
Diana Lieur
Diana Lieur Mohon Tunggu... Cuma orang biasa

No matter what we breed; "We still are made of greed"

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Salahkah Jadi Mahasiswa Kupu-kupu?

11 Maret 2017   13:05 Diperbarui: 11 Maret 2017   14:19 11479 9 7 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Salahkah Jadi Mahasiswa Kupu-kupu?
Sumber : https://www.tum.de/en/university-life/

Dalam dunia perkuliahan baik sesudah atau sebelum resmi menjadi seorang mahasiswa baru atau biasa disingkat maba, kalimat "Jangan jadi mahasiswa kupu - kupu" kerap kali diserukan kepada para calon mahasiswa terlebih ketika mereka sedang menjalankan kegiatan orientasi atau ketika para anggota organisasi tengah mengadakan demo perkenalan oraganisasi mereka masing-masing dikampus. Aku rasa sudah banyak yang tau apa itu mahasiswa kupu - kupu, yakni mahasiswa yang kegiatannya hanya kuliah-pulang, kuliah-pulang. Hal ini erat kaitannya dengan kegiatan organisasi yang ada dalam lingkungan kampus, karena bagi mereka yang sama sekali tak ikut serta sebagai anggota organisasi dikampus akan mendapatkan julukan "Mahasiswa kupu-kupu".

Apa yang salah dari Mahasiswa Kupu-kupu ?

Sebenarnya sampai saat ini aku masih belum tau pengertian secara mendalam dari istilah mahasiswa kupu-kupu ini, atau mungkin istilah ini hanyalah sekedar julukan tanpa perlu memberikan penjelasan panjang lebar. Tapi sejujurnya aku sedikit keberatan dengan julukan ini yang seperti mengarah kepada julukan yang negatif, apalagi aku adalah salahsatunya mahasiswa yang sering diberikan julukan "Dasar Mahasiswa kupu-kupu" waaah dan julukan ini sering aku dapatkan ketika masih imut-umutnya disemester satu. Bahkan ketika di lift  kampus pun kawanku tak segan-segan melontarkan kalimat "Laah mahasiswa kupu-kupu sih lo mah diana", karena sering sekali mendapatkan julukan itu akhirnya aku berfikir "Apa sih salahnya jadi mahasiswa kupu-kupu ?" toh aku punya beberapa pendapat yang sepertinya memang tak ada salahnya menjadi mahasiswa kupu-kupu yang kuliah-pulang, kuliah-pulang.

1. Sama-sama menghargai waktu

Jika alasannya sesorang mahasiswa diberikan julukan "mahasiswa kupu-kupu" adalah karena dia sama sekali tak ikut dalam kegiatan organisasi dikampus apakah itu artinya dia tak memiliki kegiatan lain yang bersifat positif diluar lingkungan kampus ?. Ya ketika kita terlibat dalam kegiatan organisasi dalam lingkungan sekolah memang pada dasarnya akan membuat diri ini menjadi berkembang, aktif, mampu bersosialisasi dan lainnya. Lho tapi kan bukan berarti yang tak ikut organisasi juga tak bisa berkembang, aktif ataupun bersosialisasi dengan baik, apalagi kalau bicara mencari pengalaman wah pengalaman juga banyak kok yang bersifat positif diluar lingkungkan kampus.

2. Yakin benar - benar rugi ?

"Rugi lho kalau sama sekali gak ada pengalaman di organisasi kampus". Ya bagiku ukuran rugi tak rugi itu urusan pribadi yang semuanya tak selalu sama dengan orang lain, mungkin untuk beberapa orang memang akan merasa rugi apabila hanya menjadi mahasiswa kupu-kupu dan menyesalinya dikemudian hari. Namun ketika kita lihat kembali beberapa kasus diberita seperti kekerasan yang berkaitan dengan kegiatan didalam organisasi kampus, itu artinya semua kegitan organisasi tak segalanya berjalan dengan baik kan ?. Memang sih semua tergantung kepada diri masing - masing dalam menempatkan diri untuk terlibat atau tidaknya dalam hal negatif dan positif, tapi dari hal itu juga membuktikan bahwa berorganisasi belum tentu mengarahkan kita pada kegiatan bersosialisasi yang baik.

3. Bisa menghargai biaya kuliah

Selain mendapatkan julukan "Mahasiswa kupu-kupu" aku juga sering dibilang kuliah kok cuma buat isi daftar hadir doang. Waduh lengkap banget udah dibilang mahasiswa kupu-kupu eh dibilang kuliah cuma buat absen doang. Nih ya, masalah kuliah untuk sekedar isi daftar hadir atau tidak ya itu bukan masalah selama mahasiswa itu hadir dalam perkuliahan alias bukan mahasiswa tuyul yang hanya ada didaftar hadir aja tapi orangnya entah kemana. Setidaknya mahasiswa kupu-kupu seperti aku ini masih bisa menghargai uang yang dikeluarkan oleh orang tua setiap semesternya untuk biaya kuliah cieee, ya kalau selama kuliah tak ada sama sekali ilmu yang nyangkut ini baru namanya mahasiswa kupu-kupu sesungguhnya, tapi percaya deh walau hanya sedikit ya ada kok ilmu yang nyangkut diotakku hehee. Nah coba kalau kita lihat lagi dengan beberapa mahasiswa yang memiliki kesibukan diluar jam perkuliahan, kadang beberapa dari mereka memang lebih mementingkan kegiatan organisasi daripada jam perkuliahan, wah padahalkan biaya kuliah itu cukup mahal. Sampai aku pernah tertawa ngakak baca status temanku yang kurang lebih seperti ini "Gw salute sama orang yang aktif diorganisasi kampus tapi gak ada manfaatnya sama sekali termasuk buat dia sendiri" wkwkk jadi itu kira-kira ngapain aja ya diorganisasi ?

4. Fokus belajar

Mungkin kesannya lebay banget ya "Fokus belajar" namun memang hal ini juga tak bisa dipungkiri sebagai keuntungan menjadi mahasiswa kupu-kupu. Banyak kegiatan yang pastinya akan membuat seseorang menjadi sangat sibuk ketika melibatkan dirinya dalam suatu oraganisasi dikampus ataupun misalnya nongkrong dulu bareng teman-teman di kafe kampus, hal ini bisa saja menyebabkan kurangnya konsentrasi terhadap perkuliahannya. Nah disinilah sisi baik dari menjadi mahasiswa kupu-kupu, mereka bisa lebih fokus belajar terhadap mata kuliah tanpa tek tek bengek urusan organisasi dikampus ataupun rumpi-rumpi cantik mejeng dikafe kampus. Dan kesempatan untuk "Me time" juga sangat banyak bagi mahasiswa kupu-kupu sehingga bisa dimanfaatkan untuk menghibur diri atau sekedar santai santai sendiri ditaman sambil nulis dikompasiana hehee.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x