Mohon tunggu...
Diah Sukmawati Malik
Diah Sukmawati Malik Mohon Tunggu...

Lagi suka sinema, sastra, Skandinavia, & sosialisme.

Selanjutnya

Tutup

Hiburan

Pembelajaran dari Spongebob

7 Desember 2012   12:36 Diperbarui: 24 Juni 2015   20:03 0 0 1 Mohon Tunggu...

Mungkin sebagian dari kita menganggap kartun  ini silly atau childish. Disaat sayaterpuruk jatuh dan terlentang di tanah dengan hati putus asa (???) saya nonton Spongebob. Dan ternyata, banyak kesamaan dan pelajaran yang bisa saya ambil dari hiburan sederhana ini. 1. Cheer up! : Obvious,  Spongebob ini selalu ceria, mau apaaaaaa aja kesialan yang dia dapat. Gak lulus kelas mengemudi lah, dijutekin squidward lah, kalah jago dari Sandy lah. Pokoknya dia selalu ceria dan berbahagia. 2. Mencintai pekerjaan : Dia kan jadi koki di The Krusty Krab, dan dia benar-benar mencintai pekerjaan dia. Dia mau melakukan apapun untuk restoran ini walaupun diberi kompensasi kecil dari Tuan Krabs. Ini agak susah untuk terapkan, karena saya terkadang kufur nikmat akan posisi saya sebagai mahasiswa, mengeluh ini itu, dan seringnya berorientasi pada materi (--,) 3. Yang kita bilang terbaik, belum tentu terbaik menurut Tuhan. Ingat episode Spongebob yang ingin jadi orang bebas, back to nature, hidup seperti binatang...  menghabiskan waktu dengan ubur-ubur? Itu hampir serupa dengan pemikiran saya yang "pengen keliling dunia". Dan akhirnya kan Spongebob sadar bahwa emang yang terbaik adalah bersama teman-temannya di Bikini Bottom. 4. Ramah pada semua orang. Spongebob itu, suka sekali berteman. He makes friend with everyone. Dan dia tidak pernah membeda-bedakan teman, apakah dia ikan, bintang laut, paus, gurita… uh, oke. That’s not the point. Intinya dia selalu ramah pada semua orang. 5. Cinta Lingkungan. Spongebob punya hobi menangkap ubur-ubur dan melepaskan mereka kembali. Selain itu dia memelihara Siput dan mengurus Garry dengan baik. 6. Rela Berkorban : Spongebob selalu loyal, setia sama Krusty Krabs dan teman-temannya. Dia rela berkorban untuk Mr. Krabs, saat dia diancam sama The Flying Dutchman. Dia rela pura-pura bersahabat dengan Plankton agar bisa menyelidiki Plankton. Dia rela bilang Patrick tidak bersalah pas Patrick Star diduga melempar kacang ke Kerang Raksasa. 7. Jangan pedulikan kata orang. Ini saya ambil pas gua liat Episode dia gak mau dianggap anak kecil karena dicium neneknya. Dan ternyata dia malah suka dimanja sama neneknya. Menurut saya sih, selama yang kita lakukan bukan dosa dan tidak melanggar peraturan, lakukan saja. Apa pedulinya orang lain? Itulah beberapa pelajaran yang sejauh ini bisa saya ambil selama jadi penikmat Spongebob, si Kuning Kotak dari Bikini Bottom. Saya yakin, meskipun dalam kartun ini menurut teman saya di twitter (seorang ibu yang peduli pada tumbuh kambang ankanya) termasuk salah satu kartun yang di blacklist karena beberapa adegan kasar, namun manfaat dan pembelajaran bisa diadapt dari mana saja bukan? Semoga bermanfaat :)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x