Mohon tunggu...
Deny Elisya
Deny Elisya Mohon Tunggu... mahasiswa.

mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Mengelola dan Mengevaluasi Konten yang Sudah Dibuat

23 Juni 2021   20:22 Diperbarui: 23 Juni 2021   20:35 71 1 0 Mohon Tunggu...

Deny Elisya, 1900030289, Ilmu Komunikasi_ Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

Saat ini banyak anak muda yang berbondong-bondong dalam mencari kerja di industri kreatif. Tidak bisa dihindari pertumbuhan para pekerja Industri kreatif di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Data BEKRAF menyebutkan pada tahun 2015, 1 dari 100 orang Indonesia bekerja di Industri kreatif dan menyerap 17,4% tenaga kerja dan akan terus bertambah setiap tahunnya. Untuk bekerja di industri kreatif saat ini memang sudah banyak jalannya. Semakin bertambahnya jumlah perusahaan yang bergerak di bidang industri kreatif. Semakin banyak pula yang memilih untuk membangun perusahaan start-up sendiri. Dan salah satu hal yang paling diminati adalah menjadi seorang content creator yang independen.

Memang sangat menyenangkan bekerja di industri kreatif. Karena selain mendapatkan penghasilan, mereka juga dapat terus mengasah skill mereka untuk menjadi lebih baik. Selain itu, banyak pula bidang yang dapat digeluti misalkan menjadi videografer, fotografer, atau writer. Atau sekarang banyak pula yang memilih menjadi seorang Influencer. Karena semakin berkembangnya industri kreatif di Indonesia ini, maka tantangan yang dihadapi oleh para content creator masa kini adalah. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh seorang content creator adalah menjaga idealisme ketika membuat sebuah karya. Tak bisa dipungkiri saat ini banyak content creator yang bimbang antara menjaga idealisme mereka dalam membuat karya atau menjadi lebih komersil. Padahal sebenarnya seorang content creator perlu untuk menjaga keseimbangan kedua hal tersebut.

Dari cuman di televisi sekarang sudah di social media, begitulah tantangan bagi content creator.  Media sosial saat ini memang menjadi salah satu platform penting bagi seorang content creator, karena hampir semua orang senang bermain media sosial. Maka dari itu, melalui media sosial ini akan memudahkan orang untuk melihat dan mengapresiasi konten yang sedang dibuat. Hal ini pula yang membuat brand sangat mempertimbangkan media sosial sebagai platform untuk mengembangkan konten mereka. yang paling kuat definitely sosial media.

Bagi seseorang tentunya perlu banyak pemahaman agar pengelolaan yang akan dilakukan dapat menghasilkan atau mencapai tujuan yang Anda inginkan. Baik tujuan tersebut berupa banyaknya kunjungan di setiap halaman ataupun adanya pembelian dari produk yang ditawarkan di website.

Ternyata cara mengelola website bagi pemula memang bisa dikatakan gampang-gampang susah. Baik itu website bisnis, website pribadi atau website organisasi non-profit. Mungkin, bagi para pemula seperti Anda yang baru saja terjun langsung dan menggeluti dunia website akan terlihat sangat sulit. Diperlukan cara serta langkah yang tepat dalam mengelolanya. Jika terjadi kesalahan, baik itu sering maupun tidak, pastinya hal tersebut dianggap biasa terjadi, namanya saja pemula. Lama-kelamaan, jika Anda terus menggeluti dan mempelajari dunia website pastinya akan terbiasa juga.

Para pengguna teknologi kini banyak yang memanfaatkan media online terutama website dalam hal mencari berbagai sumber informasi. Tidak hanya itu, kini dengan melihat semua web yang ada dalam berbagai jenis, baik itu blog maupun wordpress, jika Anda menyadari, Anda bisa mendapatkan keuntungan besar. Maka dari itu, Anda harus tepat dalam mengelola website agar konten yang ada di web Anda menarik perhatian banyak pengunjung. Jika semakin hari pengunjung semakin banyak, itu akan berpengaruh terhadap trafik web Anda.

Untuk Anda para pemula, berikut ini beberapa cara mengelola website yang bisa Anda lakukan.

1. Menulis Konten Relevan

Ketika Anda memutuskan untuk membuat website, maka Anda juga harus memutuskan apa saja konten yang akan ditampilkan di website tersebut. Usahakan konten yang Anda publikasikan saling terkait satu sama lain.

Tujuan dari keterkaitan konten yaitu untuk menjaga agar topik bahasan dan kesesuaian target pengguna.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN