Mohon tunggu...
Dian Kusumawardani
Dian Kusumawardani Mohon Tunggu... Freelancer - Haloo, saya adalah seorang ibu rumah tangga profesional. Bekerja paruh waktu sebagai pengajar Sosiologi dan Sejarah di BKB Nurul Fikri. Juga suka menulis dan sudah menghasilkan 6 buku antologi dan 1 buku solo. Saya juga seorang konselor laktasi dan blogger.

Home Educator Omah Rame, Pengajar di BKB Nurul Fikri, Konselor Laktasi, Content Creator

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Pekerjaan Domestik, Tanggung Jawab Siapa?

2 Februari 2024   19:28 Diperbarui: 2 Februari 2024   19:30 96
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sore ini, seperti biasa saya sudah menyiapkan camilan untuk suami. Setiap pulang kerja ia beristirahat sejenak sambil menikmati secangkir kopi dan camilan. Sengaja, saya tidak menyiapkan kopi untuknya, karena dia biasa membuat kopi sendiri. Maka, yang dilakukannya setelah sampai rumah adalah mengambil dripper dan mulai menyeduh kopi. 

Tak hanya secangkir, dia buat dua cangkir. Supaya kami bisa menikmati kopi berdua. Menghabiskan sore bersama di balkon rumah sambil menyesap kopi dan menikmati camilan. Tak lupa ada obrolan di tengah-tengahnya. 

Indah, bukan? Saya menyiapkan camilan, dia membuatkan kopi. Lalu dinikmati berdua. 

Ya, seharusnya rumah tangga seindah itu. Saling berbuat baik. Tak membebani salah satu pihak. 

Hmm, cerita saya hari ini berangkat dari keresahan akan sebuah berita viral di internet. 

Beberapa waktu lalu di media sosial viral sebuah postingan tentang percakapan suami istri. Dalam postingan tersebut si istri bercerita sedang tak enak badan, dia ingin suaminya membantu mengerjakan pekerjaan domestik. 

Respon suaminya sungguh diluar nalar, tanpa mempertimbangkan kondisi istrinya yang sedang sakit, dia malah menceramahi soal kodrat. Menurut suami, tugas domestik seperti memasak, membersihkan rumah, mengurus anak adalah kodrat perempuan. Ya harus dijalani bagaimanapun kondisinya. Suami sudah lelah mencari nafkah, masa ia harus mengerjakan tugas domestik juga. 

Duh, saya jadi gregetan membaca postingan tersebut. Apa iya tugas domestik itu kodrat perempuan? 

Apa itu Kodrat? 

Apakah benar tugas domestik itu kodrat perempuan? Memangnya apa sih kodrat itu? 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun