Mohon tunggu...
Deddy Husein Suryanto
Deddy Husein Suryanto Mohon Tunggu... Pengamat Sosial

Penyuka Sepakbola dan Penulis Gadungan, Cinta Indonesia. Jika mencari tempe, silakan kunjungi: https://deddyhuseins15.blogspot.com Iseng-iseng unggah video di https://m.youtube.com/channel/UCmc1Ubhzu3PPCG3XXqcGExg

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Kompasiana is Beyond in My Life Blogging

8 November 2019   20:05 Diperbarui: 9 November 2019   12:22 0 10 6 Mohon Tunggu...
Kompasiana is Beyond in My Life Blogging
Kolase perjalanan kurang lebih setahun bersama Kompasiana. (Dokpri/DeddyHS_15)

Saya tidak tahu judul apa yang tepat untuk menggambarkan secara garis besar hubungan saya dengan Kompasiana. Walau saya juga sadar diri, bahwa saya belum genap setahun bersama Kompasiana. Namun, di tahun ini saya akan menginjakkan kaki ke tangga Anniversary yang pertama.

Artinya, butuh 10 tahun Kompasiana "menantikan" tangan saya menyentuhnya, dan tahun ini menjadi tahun romantisme saya dengan Kompasiana yang sedang hangat-hangatnya. Ibarat hubungan percintaan, kami sedang berada pada fase pendekatan (PDKT).

Tentu seperti hubungan percintaan yang tak jarang mengalami gejolak. Meski tak secara frontal, namun di balik gelombang tulisan saya di Kompasiana, juga terselip beberapa kritikan dari saya terhadap Kompasiana. Bahkan, di awal-awal tahun (2019), saya sangat gencar mengkritisi kebijakan Kompasiana khususnya dalam hal kerja sama dengan Gopay yang merupakan "kepanjangan tangan" dari Gojek.

Memang, saya tidak menuliskannya dalam bentuk artikel, melainkan saya ungkap di dalam kolom komentar pada unggahan Kompasiana dan pada kuisioner yang disebarkan oleh Kompasiana ketika itu. Di situ, saya memberikan kritikan namun juga sedikit saran terhadap sistem yang akan dan telah dijalankan Kompasiana.

Memang, saya saat itu baru dua-tiga bulan bersama Kompasiana. Namun, saya sudah merasa bahwa Kompasiana akan menjadi "pasangan" saya setidaknya dalam beberapa waktu ke depan ini -jika memungkinkan. Untuk itulah saya mengharapkan yang terbaik, termasuk soal kemudahan sistematisasi validasi dan juga verifikasi akun Gopay.

Jujur saja, saat mendaftarkan akun Gopay saya, hampir setiap hari dipenuhi dengan perasaan-perasaan tak tenang. Penyebabnya adalah proses verifikasi akun Gopay bisa dikatakan tidak mudah. Walau hanya sekadar selfie dan memotret kartu identitas diri, saya tetap mendapatkan kendala.

Dari yang dikatakan file rusak, foto blur, hingga kabar verifikasi yang tak kunjung datang. Hingga akhirnya, bulan Maret atau April, akun Gopay saya terverifikasi. Pada saat itulah perjalanan saya bersama Kompasiana semakin kencang.

Apalagi, di bulan Mei, Kompasiana memberikan event Samber THR yang memberikan tantangan berupa menulis sebulan penuh (ditambah beberapa hari saat Lebaran). Maka, disitulah intensitas menulis saya meningkat pesat. Terbukti di bulan 5 (bulan pelaksanaan Puasa) saya menghasilkan 26 artikel dan 34 artikel khusus Samber THR (sampai beberapa hari di bulan 6).

Sekumpulan artikel selama Ramadan 2019. (Dokpri/DeddyHS_15)
Sekumpulan artikel selama Ramadan 2019. (Dokpri/DeddyHS_15)
Jika ditotal, maka saya menghasilkan 60 artikel hanya dalam waktu sebulanan. Wow! Bahkan, sampai saat ini -sembari menulis artikel ini- saya tidak menyangka jika saya pernah "segila" itu.

Itulah yang membuat saya dua langkah semakin dekat dalam menjalani kehidupan bersama Kompasiana. Entah, ini dianggap berlebihan atau tidak, namun bagi saya ini adalah suatu pencapaian yang belum saya duga sebelumnya.

Memang, secara kualitas, saya belum berani menjamin keabsahan saya sebagai penulis hebat. Namun, secara kuantitas, saya cukup bangga dengan apa yang sudah dapat saya hasilkan. Saya tentu tetap sadar diri, bahwa saya masih bukan siapa-siapa. Namun, berkat Kompasiana, saya semakin menemukan kepercayaan diri.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3