Mohon tunggu...
Deddy Husein Suryanto
Deddy Husein Suryanto Mohon Tunggu... Pengamat Sosial

Penyuka Sepakbola dan Penulis Gadungan, Cinta Indonesia. Jika mencari tempe, silakan kunjungi: https://deddyhuseins15.blogspot.com Iseng-iseng unggah video di https://m.youtube.com/channel/UCmc1Ubhzu3PPCG3XXqcGExg

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

6 Kandidat yang Diharapkan Jadi Pelatih Timnas Indonesia Selanjutnya

20 Oktober 2019   07:27 Diperbarui: 20 Oktober 2019   16:49 0 8 2 Mohon Tunggu...
6 Kandidat yang Diharapkan Jadi Pelatih Timnas Indonesia Selanjutnya
Pesepak bola timnas Indonesia, menyanyikan lagu kebangsaan saat pertandingan menghadai Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2019). Sumber: KOMPAS.com/Garry Lotulung

Tulisan ini sebenarnya melanjutkan artikel sebelumnya yang membahas tentang masa depan Simon McMenemy di timnas Indonesia. Di artikel tersebut, saya memang masih memilih Simon untuk bertahan. 

Namun, di sisi lain, saya juga tidak menutup ruang kemungkinan untuk melihat timnas berganti pelatih -jika syarat-syarat terpenuhi.

Berikut ini adalah nama-nama kandidat pilihan saya sebagai pelatih timnas Indonesia yang dimulai masa baktinya di tahun 2020 nanti:

Mengapa Alfred Riedl kembali masuk ke bursa pelatih timnas?

Meski sudah berumur, namun pengalamannya bersama timnas masih dapat dimanfaatkan. Atau jika memang dirinya tidak dapat menjadi pelatih timnas, maka dirinya bisa dijadikan sebagai direktur teknik untuk timnas. 

Karakternya yang tegas dan disiplin, menurut saya sangat cocok untuk melunturkan ke-santuy-an pemain timnas Indonesia.

Sesi latihan timnas Indonesia. | Sumber: pssi.org
Sesi latihan timnas Indonesia. | Sumber: pssi.org
Kedua adalah Luis Milla. Memang ini seperti pilihan masyarakat pada umumnya. Namun, pilihan saya ini lebih mengacu pada misi yang tidak tuntas. Bagi saya, ini adalah penebusan bersama untuk Luis Milla dan timnas Indonesia. 

Khususkan saja kinerja Luis Milla untuk melatih timnas senior, melalui cara itu dia akan memiliki konsentrasi yang penuh dalam membangun skuad senior sesuai dengan apa yang ingin dia terapkan.

Ketiga adalah Fakhri Husaini. Bagi saya, ada pelatih-pelatih yang memang sangat cocok untuk melatih timnas dibandingkan klub dan itu adalah Fakhri Husaini. 

Memang dirinya tidak semoncer nama Rahmad Darmawan di level klub. Namun, ketika berbicara soal timnas, pola melatih Fakhri terlihat seperti lebih bagus.

Entah, apakah itu dikarenakan Fakhri disegani oleh para pemainnya yang kebetulan adalah pemain junior atau memang pola permainan yang diinginkan Fakhri mudah untuk dimengerti oleh para pemainnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
KONTEN MENARIK LAINNYA
x