Mohon tunggu...
Marintan Ompusunggu
Marintan Ompusunggu Mohon Tunggu...

Reading | Thinking | Traveling | Never been more ready for an adventure! Read my travel stories from all around the world on my personal blog. http://dearmarintan.com

Selanjutnya

Tutup

Hiburan Pilihan

[Review] Pendekar Tongkat Emas: Ketika Film Laga Kolosal Digarap Sepenuh Hati

24 Desember 2014   04:31 Diperbarui: 17 Juni 2015   14:35 1696 1 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
[Review] Pendekar Tongkat Emas: Ketika Film Laga Kolosal Digarap Sepenuh Hati
14193442481916031532


Pendekar Tongkat Emas (2014)


Duration: 112 minutes

Casts: Eva Celia, Nicholas Saputra, Reza Rahadian,

Tara Basro, Christine Hakim, Aria Kusumah

Screenplay by: Jujur Prananto, Seno Gumira Ajidarma,

Mira Lesmana, Ifa Isfansyah

Directed by: Ifa Isfansyah


*Note: photos on this review are screen captured from the trailer released by Miles Films.


Intisari: Cempaka (Christine Hakim) dikenal sebagai pendekar sakti yang menguasai jurus Tongkat Emas Melingkar Bumi yang belum pernah terkalahkan oleh jurus pendekar manapun. Sayangnya, Cempaka semakin menua dan kondisi kesehatannya semakin memburuk. Ini membuatnya harus segera mewariskan jurus Tongkat Emas kepada salah satu dari empat muridnya, yaitu Biru (Reza Rahadian), Gerhana (Tara Basro), Dara (Eva Celia), dan Angin (Aria Kusumah). Sayangnya, belum sempat ia mewariskan ilmu tersebut, Tongkat Emas terlanjur jatuh ke tangan yang salah sehingga menimbulkan kekacauan di dunia persilatan. Berhasilkah sang pewaris sah Tongkat Emas memperoleh pusaka dari sang guru?

14193444201849592795
14193444201849592795


###


Sepertinya sudah lama sekali saya tidak menonton film laga kolosal Indonesia. Bahkan kalau boleh jujur, genre terakhir yang saya tonton bukanlah produksi layar lebar, melainkan layar kaca yang kini sudah sama sekali menghilang dari dunia pertelevisian tanah air. Hadirnya film Pendekar Tongkat Emas wajar saja menggerus rasa penasaran saya tentang film ini, apalagi nama-nama besar di dunia perfilman berada di balik produksinya. Jadi, bagaimana kesan saya tentang film ini setelah menontonnya?


Mari kita mulai dengan membahas akting dari para pemainnya. Tak salah memang bila film ini diisi oleh nama-nama besar karena untuk menggarap sebuah film dengan plot yang kuat dibutuhkan para aktor dan aktris dengan kemampuan akting kualitas jempolan juga. Dari semua aktor yang muncul, bagi saya yang kharismanya paling kuat adalah Reza Rahadian yang berperan sebagai Biru. Melakoni peran antagonis tanpa terkesan lebay sudah pasti sulit. Lebih sulit lagi adalah menjadikan peran antagonis yang ambisius dan tak kenal belas kasihan.


Tanpa terlihat ragu, sesuai dengan tuntutan peran dan skripnya, Reza menghajar seorang wanita dan anak kecil. Dalam kehidupan nyata, ini tidak mungkin terjadi. Tentu saja dia bisa dicap pria durhaka terhadap orang tua dan penyiksa anak. Namun, dalam skrip, dunia yang dijalaninya adalah dunia persilatan dan kedua orang tersebut bukanlah kaum minoritas yang lemah dan tak bisa membela diri, melainkan dua pendekar silat jagoan dengan jurus-jurus yang bisa mengalahkan banyak lawan sekaligus.


Untuk menjadi seorang aktor yang bisa menjalani perannya tanpa terlihat respek di depan kamera pada kaliber dan jam terbang lawan mainnya merupakan hal yang tidak mudah. Dan Reza berhasil melakukan itu.

14193446281051063324
14193446281051063324

Kehadiran pelakon lainnya yang juga tak bisa disepelekan adalah Tara Basro sebagai Gerhana, partner in crime Biru dalam film ini yang tampil dengan sangat meyakinkan. Di luar ekspektasi, Tara tampil dengan cemerlang dan membuat karakternya sulit dilupakan meskipun film sudah berakhir. Sungguh tepat pemilihan Reza dan Tara sebagai duet maut dalam film ini, saya bahkan tidak bisa membayangkan ada pasangan lain yang lebih tepat untuk memerankan Biru dan Gerhana dalam Pendekar Tongkat Emas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x