Mohon tunggu...
KKN 425 Dawuan
KKN 425 Dawuan Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - Universitas Jember

KKN 425 Dawuan merupakan kelompok ke-425 KKN Tematik Universitas Jember dengan tema UNEJ Membangun Desa yang ditugaskan di Desa Dawuan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Peresmian Program Kerja Kelompok 425 KKN UNEJ Membangun Desa melalui Program Bank Sampah, Pawon Urip, dan Pembuatan POC

19 Agustus 2022   21:47 Diperbarui: 20 Agustus 2022   19:06 108 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Bermula dari pengamatan yang dilakukan pada desa binaan Universitas Jember yakni Desa Dawuan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo yang ditemukan adanya permasalahan terkait sanitasi di lingkungan Desa Dawuan. 

Di antaranya pada got sekitar desa yang kebanyakan masih digunakan untuk membuang sampah. Mengenai tempat sampah pada Desa Dawuan ini, sebenarnya telah tersedia, namun hampir semua tempat sampah telah beralih fungsi menjadi tempat bunga, sedangkan untuk tempat pembuangan akhir (TPA) pada desa ini masih belum tersedia.

Dari permasalahan tersebut, Kelompok 425 KKN UNEJ ingin memberikan solusi terkait permasalahan yang ada pada Desa Dawuan. Sehingga, Kelompok 425 KKN UNEJ menetapkan program kerja berupa Bank Sampah. 

Program kerja Bank Sampah bertujuan untuk mengurangi kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan serta dengan adanya bank sampah ini agar mempermudah penjualan sampah di desa. Selain itu, dapat menumbuhkan wujud kepedulian masyarakat dalam mengumpulkan sampah agar tidak membuang sampah sembarangan.

Dawuan, 18 Agustus 2022, program kerja disosialisakan kepada masyarakat setempat pada 2 dusun, yakni Dusun Krajan dan Dusun Tegal Wangkal. Dalam proses sosialisasi tersebut terdapat beberapa penyampaian program kerja lainnya, seperti Pawon Urip dan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). 

Dengan menjelaskan tujuan dari program kerja, sosialisasi ini dihadiri oleh tokoh masyarakat dan warga dari 2 dusun tersebut.

Mengenai program kerja yang dijelaskan:

  • Bank Sampah, sebuah konsep yang dibuat untuk Desa Dawuan dengan menggunakan sistem menjual rongsokan kepada pengepul sampah. Kelompok 425 KKN UNEJ membeli rongsokan seperti botol plastik bekas, gelas plastik bekas, kardus, dan besi tidak terpakai dari masyarakat hingga terkumpul dan dijual kepada pengepul sampah. Hasil penjualan ini digunakan untuk keperluan program kerja yang lain.

  • Pawon Urip, diharapkan dapat berguna untuk membantu keperluan dapur masyarakat sekitar, seperti cabai, terong, bayam, sawi, kangkung, dan sebagainya. Biaya pembelian bibit dan perawatan dibebankan pada penjualan rongsokan Bank Sampah.

  • Program yang ke-3, Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC), pupuk organik yang terbuat dari sisa limbah dapur seperti sayuran dan nasi basi. Pembuatan POC ini membutuhkan bahan-bahan berupa sisa sayuran 500 gram yang telah dicuci dan dicincang halus (dengan dicincang halus mempermudah mikroorganisme mengurai sisa sayuran tersebut), gula merah 250 gram (telah dicairkan), air cucian beras 1200 ml, air sumur 5 liter (disarankan tidak menggunakan air PDAM karena telah terkontaminasi senyawa kimia) dan EM4 100 ml (menggunakan jenis EM4 Pertanian). POC ini dapat digunakan pada tanaman hias dan sayuran di pekarangan. Akan tetapi POC kurang cocok apabila diaplikasikan pada sawah karena kandungan tanah pada sawah telah terbiasa menggunakan pupuk kimia sehingga cara kerja POC tidak maksimal mengingat POC terbuat dari bahan organik.

  • Tahapan pembuatan POC, siapkan wadah dan campurkan bahan bahan cair (cairan gula merah, air cucian beras, air sumur, Em4) dan aduk hingga merata. Setelah semuanya tercampur, potongan sayur dimasukkan dan wadah ditutup rapat hingga rentang waktu 7-10 hari dan pupuk cair dapat digunakan.

Pelaksanaan sosialisasi ini mendapatkan respon yang cukup baik dari masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat dari kehadiran masyarakat pada sosialisasi tersebut. 

Dari pelaksanaan sekaligus pembukaan posko Bank Sampah dan Pawon Urip, Kelompok 425 KKN UNEJ  Membangun Desa berharap program kerja yang dilakukan dapat berkelanjutan dengan diikuti pembentukan komunitas pada Desa Dawuan meskipun tanpa adanya mahasiswa KKN. Program yang telah terlaksana diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan