Nurterbit
Nurterbit profesional

Journalis, Lawyer, Vlogger, YouTuber, Editor Harian Terbit (1984-2014), Owner www.nurterbit.com, Medsos semua akun pakai nama @Nurterbit, Fanpage FB: Wartawan Bangkotan, Email: aliemhalvaima@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

Muh Aksar, Crosser Makassar Hilang Pasca Gempa Di Palu

8 Oktober 2018   06:18 Diperbarui: 8 Oktober 2018   06:45 655 4 3
Muh Aksar, Crosser Makassar Hilang Pasca Gempa Di Palu
Muhammad Aksar bersama sesama crosser asal.Makassar yang juga hilang pasca gempa di Palu Sulsel (foto dok FB)

"Update terus statusmu, biar semua orang tahu kalau kamu masih hidup."

Itulah update status terakhir adik sepupu Muhammad Aksar di akun Instagramnya @aksar_kangphot, beberapa hari sebelum gempa disertai tsunami melanda Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Aksar bersama teman-temannya crosser asal Makassar, mengikuti  event "Palu Trail Adventure" di Kota Palu. Lokasi acara persis menghadap pantai di Palu. Sejak kejadian gempa, hingga tulisan ini di posting di Kompasiana, Aksar belum ditemukan, kecuali baju kaos yang pernah dipakainya masih tertinggal di lokasi bencana.

Semoga Aksar diberikan mukjizat, agar bisa berkumpul kembali dengan keluarga besarnya di Makassar, terutama dengan istri dan anaknya di Kabupaten Maros, Sulsel.

Sejumlah foto yang pernah diupload di akun Instagram dan Facebook Aksar, terlihat masih baru. Paling tidak beberapa hari sebelum gempa dan tsunami yang menewaskan 1600 orang itu terjadi.

Seolah ingin mengingatkan kepada kita semua -- seperti status Aksar di media sosialnya -- "...update terus statusmu, biar semua orang tahu kalau kamu masih hidup...."

Muh Aksar bersama crosser Makassar. Setelah gempa Aksar menghilang, hanya kaos yang dikenakan saat berfoto ditemukan di lokasi bencana (foto FB Aksar)
Muh Aksar bersama crosser Makassar. Setelah gempa Aksar menghilang, hanya kaos yang dikenakan saat berfoto ditemukan di lokasi bencana (foto FB Aksar)
CERITA PILU DARI PALU 

Gempa disertai tsunami di Palu, Sigi dan Donggala (Sulteng), memang sudah berlalu lebih dari sepekan, tapi duka masih tersisa bagi keluarga kami di Makassar (Sulsel). 

Itu karena crosser asal Makassar bernama Muhammad Aksar (Aksar), yang tak lain adalah adik sepupu kami, belum juga ada kabar beritanya pasca gempa terjadi Jum'at 28 September 2018 lalu. 

Info yang kami terima di Jakarta dari keluarga di Makassar, Aksar berangkat ke Palu mengikuti event motocross, hoby yang digelutinya selama ini, sebelum gempa melanda Palu. Beberapa daerah, terutama di Indonesia Timur, memang sudah didatanginya untuk event motorcros.

Kabar terakhir yang kami terima,  anggota keluarga di Makassar yang diutus ke Palu pasca gempa dan tsunami, pun tak membawa hasil. Nama Aksar bahkan sudah masuk daftar korban yang hilang. Utusan keluarga hanya menemukan baju kaos yang digunakan Aksar di lokasi bekas gempa. Adik sepupu yang lain dari Makassar, @adnanmuthalib, juga masih bertahan di Palu mencoba mencari jejak Aksar.

"Sudah seminggu sejak gempa, baru kaos kakak Aksar yang ditemukan," tulis @nilam_zaisal, adik perempuan Aksar di IG Storynya. Seolah mulai putus asa.

Doa pun hanya bisa dipanjatkan dari keluarga di Jakarta dan Makassar. Semoga ada mukjizat yang bisa membawa Aksar pulang dan berkumpul kembali dengan anak-istrinya. Amin.

Foto-foto Aksar yang saya lampirkan di tulisan ini, sengaja ambil dari FB-nya bersama motocross kesayangannya, juga foto putranya. Postingan FB yang terakhir, terlihat tanggal 21 September 2018, atau seminggu sebelum gempa di Palu, Sigi, Donggala, Mamuju yang menewaskan lebih dari 1500-an korban manusia itu.

Selain hoby motocross, Aksar juga menggemari fotografi. Peralatan kameranya lengkap. Sempat beberapa tahun mengabdi sebagai tenaga honorer di kantor Bupati Bantaeng, Sulsel ketika masih dijabat Prof Nurdin Abdullah. Kini Nurdin sudah dilantik sebagai Gubernur Sulsel karena menang di Pilgub 2018 lalu.

Entah mengapa, ia memilih "pulang kampung" ke Kab Maros, bergabung dengan istrinya yang bekerja sebagai perawat di salah satu RSUD di daerah tersebut. 

Hari-hari selanjutnya, selain tetap menekuni fotografi, Aksar belakangan lebih sering berada di atas sadel motorcrosnya. Touring dari satu daerah ke daerah lain bersama komunitas crosernya. Tentu saja, tak ketinggalan "petualangan"-nya ini tetap diabadikan lewat kamera kesayangannya dan di upload ke akun medsosnya.

Tim sukarelawan dan pihak yang berkompeten dalam pencarian korban gempa seperti tim operasi gabungan Basarnas, kini masih terus mencari mereka  yang diperkirakan tertimbun reruntuhan bangunan. Tangis dan air mata keluarga seolah mulai kering, meski doa tida pernah lelah dikirimkan kepada Aksar. Mereka berharap, ada mukjizat agar Aksar bisa pulang dan ditemukan dalam kondisi apapun. 

Relawan dan tim pencari korban gempa, sudah berencana akan menghentikan pencariannya. Semoga masih ada harapan untuk menemukan Aksar. Amin. (Nur Terbit)

42988632-521010488312578-5284229350965641216-n-5bba6516c112fe676308d2f2.jpg
42988632-521010488312578-5284229350965641216-n-5bba6516c112fe676308d2f2.jpg