Media Pilihan

Jurnalisme "Online" dari Waktu ke Waktu

7 Desember 2017   02:35 Diperbarui: 7 Desember 2017   03:27 589 2 0
Jurnalisme "Online" dari Waktu ke Waktu
koleksi pribadi

Selain sandang, pangan, dan papan, kini internet menjadi salah satu aspek yang menyokong kehidupan kita sehari-hari. Setiap kegiatan kita kini telah didukung dengan internet terutama kegiatan kita untuk mendapatkan informasi. Jika dulu mendapatkan informasi cukup dengan media cetak maupun media penyiaran maka kini bisa dipenuhi dengan adanya media online. Media online menawarkan wajah baru jurnalisme yang biasanya hanya kita baca melalui koran dan kita tonton melalui tv namun kini kita bisa membaca berita dengan berbagai perangkat seperti smartphonedan bisa meningkatkan mobilitas kita. Sejenak kita bisa mundur kebelakang untuk mengetahui siapa dan bagaimana internet ini muncul serta bagaimana kiprahnya dalam jurnalisme online.

Sejarah Internet

Internet adalah sebuah jaringan yang menghubungkan komputer diberbagai tempat kalau cuma 1 namanya intranet. Internet jug atak bis alepas dari ARPANET, yaitu proyek pertahanan AS tahun 1969 dan perkembangannya pun menjadi semakin luas karena munculnya WWW (world wide web) yang dicetuskan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991. (Detail sejarah internet Hobbes Internet Timeline).

Sejarah jurnalisme online

Pada tahun 1963 Ted Nelson membuat sesuatu yang disebut hypertext (bahasa program untuk web) hingga akhirnya tahun 1971 muncul apa yang disebut teletext lalu taahun 1974 muncul videotext dan komputer. 1986 komputer mulai digunakan di universitas lalu muncullah IRC pada tahun 1988 yaitu sistem chatting. Browser pun muncul pada tahun 1992 dan tahun selanjutnya muncullah jurnalisme online yang dilaunching oleh university of florida kemudian new york times merupakan media pertama yang menulis berita online.

Sejarah jurnalisme online di Indonesia

1990

Internet di Indonesia bermula pada tahun 1990-an. Awalnya adalah proyek hobi dari sejumlah orang yang tertarik membangun jaringan komputer. Rahmat M. Samik-Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu Surya, Firman Siregar, Adi Indrayanto, Onno W. Purbo.

Republika adalah media di Indonesia yang pertama kali memiliki media online pada tahun 1994 kemudian disusul oleh tempo, bisnis indonesia, harian waspada (waspada online), kompas online. Versi online belum berorientasi bisnes dan hanyalah simbol prestise serta konten hanyalah versi online dari media cetak mereka kecuali Tempo yang saat itu dibredel. 

1998

Pada tahun ini muncullah detik.com yaitu media online pertama yang benar-benar otonom yang digawangi oleh Budiono Darsono, Yayan Sopyan, Abdul Rahman dan Didi Nugrahadi. Jadi detik adalah media yang benar-benar hanya online bukan diangkat dari media manapun alasannya mereka ingin memuat sebuah media yang sukar untuk dibredel.

2000-2003

Pada jangka waktu ini didunia banyak bermunculan situs berita dan begitu juga dengan Indonesia. Situs berita yang lahir pada jangka waktu ini bersumber dari para pemodal berkantong tebal seperti astaga.com, satunet.com, lippostar.com, kopitime.comdan berpolitik.com. Namun pada akhirnya beberapa situs terpaksa harus tutup karena mereka tak mampu membiayai biaya operasionalnya meskipun ada beberapa diantaranya yang masih bertahan seperti Kompas dan Republika.

Setelah 2003

Pada awal 2003 Steve Christian memulai sebuah situs bernama Kapanlagi.com lalu kemudian pada tahun 2004 MNC Group merintis okezone.com yang menjadi tonggak bangkitnya kembali media online kemudian juga disusul dengan Viva news. Pada 2008 Kompas memulai inovasi baru dengan merebrandingsitus onlinenya menjadi Kompas.com dimana ia mengkonvergensi beberapa media kedalam satu situs tersebut. Sejak saat itu situs-situs berita online di Indonesia pun menjadi lebih atraktif dan interaktif dengan menghadirkan konten yang menarik.


koleksi pribadi
koleksi pribadi

 Referensi :

Margianto, J. H., Syaefullah, A. 2014. MEDIA ONLINE: ANTARA PEMBACA, LABA, DAN ETIKA. AJI : Jakarta