Mohon tunggu...
Cucum Suminar
Cucum Suminar Mohon Tunggu... Kompasianer

Belajar dari menulis dan membaca. Twitter: @cu2m_suminar

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

"Pahit-Manis" Ikut Samber THR Kompasiana

8 Mei 2021   17:31 Diperbarui: 8 Mei 2021   17:36 602 13 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
"Pahit-Manis" Ikut Samber THR Kompasiana
Suka duka ikut Samber THR Kompasiana. | Dokumentasi Pribadi

Ramadan tahun ini saya sebenarnya sudah tidak mau lagi ikut Satu Ramadan Bercerita (Samber) Tebar Hikmah Ramadan (THR) Kompasiana. Jauh-jauh hari saya sudah bilang pada diri sendiri, jangan tergoda untuk ikut Samber THR lagi.

Sebelumnya saya sudah pernah ikut tiga kali Samber THR Kompasiana. Pertama tahun 2018 saat Samber THR pertama kali diadakan, kedua tahun 2019, ketiga tahun 2020 lalu. Dengan kata lain, setiap tahun saya selalu ikut Samber THR Kompasiana.

Saya mewanti-wanti diri untuk tidak ikut lagi tahun ini karena sempat kepayahan harus menulis setiap hari dengan tema berbeda. Apalagi bila tema yang harus ditulis kurang saya kuasai.

Ingin Rutin Menulis

Pertama kali ikut Samber THR Kompasiana pada 2018, saya hanya ingin menantang diri menulis setiap hari dengan tema yang sudah ditentukan. Biasanya saya menulis di Kompasiana suka-suka saja. Apa yang kepikiran, itu yang ditulis. Alhasil proses menulisnya lebih mudah karena sudah tahu inti cerita yang ingin disampaikan.

screenshot-2021-05-08-17-03-50-81-6096648f8ede485ee3582952.jpg
screenshot-2021-05-08-17-03-50-81-6096648f8ede485ee3582952.jpg
Selain itu, saya ingin produktif lagi menulis di Kompasiana. Saat pertama kali bergabung di Kompasiana pada tahun 2014, saya bisa menulis dua hingga tiga artikel dalam satu hari. Seiring waktu, artikel yang saya tulis semakin berkurang. Terkadang karena tidak ada ide, terkadang karena kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan.

Nah, dengan Samber THR saya bisa konsisten menulis. Setidaknya satu hari satu artikel. Selain itu, saya juga tidak kebingungan mau menulis apa. Tim Kompasiana sudah menentukan apa yang harus ditulis. Alhasil, dengan riang gembira saya menulis artikel-artikel Samber THR Kompasiana 2018.

Apalagi saat itu temanya juga tidak terlalu susah. Mungkin karena baru pertama kali diadakan. Kalau tidak menulis mengenai pengalaman, peserta harus menulis mengenai reportase yang memang biasa saya tulis di Kompasiana. Temanya saja yang sedikit berbeda. Kalau tidak mengenai masjid, mengenai harga bahan pangan, dan takjil.

Saat saya akhirnya bisa menyelesaikan semua tulisan, senang rasanya. Target untuk konsisten menulis tercapai. Apalagi beberapa minggu kemudian ada pengumuman yang membuat saya tersenyum bahagia. Saya ternyata mengumpulkan poin kedua terbanyak dari seluruh peserta Samber THR 2018. Sehingga, saya berhak mendapatkan hadiah sepeda Wimcycle Fatman.

Berambisi Ingin Menang Malah Terkena Writer's Block

Kala Samber THR 2019 kembali diadakan, saya sangat semangat ikut. Tergiur hadiah yang ditawarkan. Apalagi kala itu hadiahya sepeda motor. Saya berpikir, saat Samber THR 2018 saya beruntung bisa menjadi juara kedua, padahal menulisnya tanpa beban. Tanpa persiapan apapun. Menulis-menulis saja. Nah, seharusnya 2019 ini saya bisa menulis lebih baik dan mendapatkan hadiah yang juga lebih baik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN