Mohon tunggu...
Cucum Suminar
Cucum Suminar Mohon Tunggu... Kompasianer

Belajar dari menulis dan membaca. Twitter: @cu2m_suminar

Selanjutnya

Tutup

Kisahuntukramadan Pilihan

Tips Berbelanja Keperluan Lebaran Lebih Simpel, Tanpa Pegal!

15 Mei 2019   23:23 Diperbarui: 15 Mei 2019   23:34 0 3 3 Mohon Tunggu...
Tips Berbelanja Keperluan Lebaran Lebih Simpel, Tanpa Pegal!
Cara berbelanja lebaran lebih simpel. | Dokumentasi instagram goodlifebca

Lebaran itu identik dengan mengenakan semua hal yang serba baru, dari ujung rambut hingga ujung kaki. Tak heran, menjelang Idulfitri banyak umat muslim yang rela berdesakan berburu baju lebaran. Berkeliling dari satu pusat perbelanjaan ke pusat perbelanjaan lain. Saat waktu kian mepet, terkadang harga menjadi persoalan kedua, yang penting ukuran tersedia, model pakaian sesuai selera, agar saat lebaran bisa bergaya.

Tahun lalu saya masih berbelanja baju lebaran secara konvensional. Datang langsung ke toko pakaian. Biasanya siang hingga sore hari di penghujung Ramadan saya alokasikan untuk berburu baju lebaran. Maklum tidak hanya membeli untuk diri sendiri, anak dan suami, tetapi juga sekalian membeli untuk orangtua dan beberapa kerabat.

Tahun ini, tradisi tersebut tidak lagi bisa dijalankan. Pasalnya ada bayi usia delapan bulan yang hampir setiap tiga jam meminta asupan makanan, baik hanya sekadar ASI, puree buah, atau makanan berat yang sudah dihaluskan. Pergi ke luar rumah tak lagi seleluasa tahun-tahun sebelumnya.

Apalagi sejak beberapa bulan terakhir ini saya memang lebih suka berbelanja online melalui e-commerce. Saat si bayi tertidur saya membuka aplikasi belanja online. Melihat-lihat barang yang ingin dibeli sambil membandingkan harga antar penjual. Terkadang, bila kita sabar, bisa menemukan barang dengan kualitas yang sama seperti yang kita inginkan, tetapi dengan harga yang lebih "miring".

Bila berbelanja secara online, si kecil masih tertidur nyenyak, barang impian sudah saya bayar secara non tunai. Tinggal tunggu beberapa hari barang tersebut dikirim. Bila berbelanja langsung di toko membutuhkan waktu yang lebih lama. Apalagi saya termasuk emak-emak yang tidak puas langsung membeli di satu toko yang pertama saya datangi. Saya tipikal pembeli yang harus mengelilingi dulu semua toko untuk membandingkan model, kualitas dan harga barang. Setelah itu baru membeli yang terbaik.

Terkadang, saya tidak menemukan barang yang saya cari di pusat perbelanjaan yang saya kunjungi. Bukan tidak tersedia jenis barang yang saya cari, tetapi tidak cocok dengan model atau harganya. Alhasil saya bisa pergi ke pusat perbelanjaan lain, yang jarak antara satu lokasi ke lokasi lain cukup jauh.

Hal tersebut seperti yang pernah saya lakukan saat membeli tas koper untuk sekolah saat anak saya akan masuk sekolah dasar Juni tahun lalu. Saya berkeliling ke Nagoya Hill, Batam, Kepulauan Riau, kemudian karena tidak menemukan yang cocok saya pergi ke kawasan jodoh, berkeliling ke toko-toko kecil yang menjadi surga belanja para penikmat tas di Batam, belum menemukan yang cocok juga, akhirnya pergi ke BCS, setelah itu ke Mega Mall, pada hari yang sama.

Ujung-ujungnya balik lagi ke Nagoya Hill karena dari semua tas yang sudah dilihat, tas yang ditawarkan salah satu toko di mall tersebut yang mendekati selera hehe. Padahal bila kita belanja melalui aplikasi, tinggal search, semua model tas dengan berbagai harga muncul. Apalagi sekarang banyak promo free ongkir sehingga kita juga tidak terbebani dengan biaya ongkos kirim.

Sekarang saya terkadang tidak terlalu peduli dengan ongkos kirim. Pasalnya saya sering mencari penjual yang juga dari Batam. Sehingga, kalaupun ada biaya kirim tidak semahal bila dikirim dari kota lain. Selain itu, karena kita melakukan pencarian dari mesin pencari, sering menemukan penjual yang menawarkan harga lebih rendah dibanding harga toko yang biasa didatangi langsung. Meski satu kota, terkadang tetap tidak ketemu juga penjual yang menawarkan harga "semiring" itu. Ketemunya malah di aplikasi online.

Berbelanja Non Tunai Lebih Aman

Menjelang lebaran, berbelanja non tunai lebih aman. Kita tidak perlu takut kecopetan atau kerampokan karena membawa uang banyak. Kalaupun kartu yang kita miliki tercecer misalkan, lebih mudah mengamankan uang yang kita miliki dengan buru-buru memblokir kartu tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2