Bola

Heboh, Suporter Lempar Ayam ke Lapangan

17 April 2018   11:38 Diperbarui: 17 April 2018   14:20 1128 0 0
Heboh, Suporter Lempar Ayam ke Lapangan
www.whoateallthepies.tv

Kekecewaan suporter terhadap pemain atau pelatih klub bola jagoannya biasanya ditandai dengan memanjat pagar, masuk ke lapangan, merusak fasilitas, hingga membakar petasan. Bahkan kerusuhan parah karena ulah suporter yang terjadi di Indonesia sangat banyak, di antaranya kerusuhan suporter Persija vs Persib pada tahun 2012 yang menyebabkan 3 suporter meninggal dan 5 luka-luka. 

Selain itu, pada pertandingan Persis Solo vs Martapura pada tahun 2014 terjadi bentrok antarsuporter karena ketidaktegasan wasit dalam memimpin pertandingan tersebut yang mengakibatkan 1 orang tewas tertusuk, dan masih banyak lagi kasus lainnya.

Tapi, pada kompetisi divisi dua Rusia menghadirkan cerita unik saat suporter yang kecewa dengan racikan (pilihan) pelatih memilih untuk menyuarakan protes dengan cara yang berbeda. CNNIndonesia

Seorang suporter klub sepak bola asal Rusia, Luch-Energiya Vladivostok, menyuarakan kekecewaannya terhadap pelatih yang menangani klub tersebut yaitu Aleksandr Grigoryan dalam duel lawan Fakel Voronezh.

Kekecewaan atas performa pelatih itu ia lampiaskan dengan cara yang berbeda dan unik, yaitu dengan melemparkan ayam ke sisi lapangan.

Di tengah-tengah pertandingan, suporter itu mendekati pagar pembatas sambil membawa ayam yang masih hidup. Lalu, ayam tersebut dilempar sehingga terbang ke sisi lapangan.

Tak sampai di situ ulah suporter 'aneh' itu, setelah melempar ayam, ia berteriak-teriak ke arah bangku cadangan Luch-Energiya Vladivostok dan membuat gerakan yang tidak senonoh.

Diketahui, terdapat beberapa petugas keamanan yang berjaga, namun pada aksi tersebut petugas yang berjaga tidak bertindak cepat dalam menangani aksi suporter yang mengganggu jalannya pertandingan.

Insiden adanya hewan pada pertandingan sepak bola Rusia bukanlah satu-satunya yang terjadi selama akhir pekan. Sebelumnya, pada pertandingan tingkat ketiga, ada seekor beruang yang telah dilatih dikirim untuk memberikan bola kepada wasit, dipertunjukkan sebagai pembukaan laga sepak bola di Rusia.

Tetapi, insiden ayam harusnya tidak terjadi. Sebesar apapun kekecewaan sang suporter seharusnya tidak ditunjukkan pada tengah-tengah pertandingan. Bukankah hal itu malah menjadikan klub kebanggan menjadi tidak fokus dalam bermain?

Seharusnya sebagai suporter yang baik, dukunglah klub kebanggan dengan cara yang baikdan tidak membuat pertandingan ricuh hanya karena ulah diri sendiri.

Kekecewaan bisa dilampiaskan dengan cara memberi saran serta kritik kepada pelatih dan pemain dengan prosedur yang baik.

Bagaimana nih cara baik yang lain untuk melampiaskan kekecewaan pada pelatih dan pemain, kompasianer?