Mohon tunggu...
Chaerul Sabara
Chaerul Sabara Mohon Tunggu... Insinyur - Pegawai Negeri Sipil

Suka nulis suka-suka____

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Dari Eriksen hingga Markis Kido, Serangan Jantung Tak Memilih Korbannya

15 Juni 2021   07:57 Diperbarui: 15 Juni 2021   08:18 344
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Image: AFP/Friedemann Vogel . Via Kompas.com

Belum hilang keterkejutan kita atas kabar serangan jantung yang dialami oleh Christian Eriksen, hari ini kita mendengar lagi kabar duka meninggalnya seorang legenda bulutangkis tanah air, Markis kido yang terkena serangan jantung saat bermain bulutangkis.

Dari segi usia meski telah pensiun dari panggung bulutangkis dunia, Markis Kido masih tergolong muda dan produktif 36 tahun.

Serangan jantung yang dialami oleh atlet olahraga bukan hal yang baru dan bisa jadi bukan yang terakhir, deretan panjang atlet yang terkena heart attack ini mulai atlet mancanegara maupun lokal. Selain Eriksen, ada, Patrice Muamba, Iker Casillas, Marc-Vivian Foe, Eri Eriyanto dan juga selebriti tanah air almarhum Adjie Massaid yang terkena serangan jantung saat bermain futsal. 

Ada yang sembuh dari sakitnya (Muamba dan Casillas juga Eriksen), ada pula yang tidak tertolong meski telah dilakukan upaya maksimal.

Sebagai orang awam kita tentu bertanya-tanya, bagaimana bisa seorang atlet profesional bisa terkena serangan jantung, padahal selain kondisi fisik mereka yang dipastikan selalu prima, mereka tentu telah menjalani serangkaian tes kesehatan untuk mengetahui kondisi fisik mereka.

Salah satu pesepakbola legenda Nigeria dan juga Afrika, Nwanko Kanu pernah hampir berakhir karir sepakbolanya karena terdeteksi mengidap kelainan jantung akut.

Nwanko Kanu yang sukses mengantar Ajax Amsterdam meraih gelar Champions Eropa, dikontrak Inter Milan namun saat tes kesehatan ia terdeteksi menderita kelainan jantung parah, hal ini hampir mengakhiri karir Kanu, namun berkat operasi penggantian pembuluh aorta jantung yang dijalaninya, Kanu berhasil sembuh dan melanjutkan karir profesionalnya dengan sukses bersama Inter, Arsenal dan juga timnas Nigeria.

Kenapa sih seorang atlet yang secara umum dapat dikatakan orang yang sangat sehat dapat terkena heart attack, atlet dengan VO2 max yang rata-rata mencapai nilai maksimum tentunya sangat bugar, dengan VO2 max yang besar, maka tentu kesanggupan jantung-paru dan pembuluh darah dalam mengambil dan menyalurkan oksigen ke jaringan juga semakin besar, ketahanan tubuh saat beraktifitas pun semakin meningkat dan jantung bekerja dengan mudah.

Serangan jantung memang silent killer, tiba-tiba menyerang serta cenderung tanpa gejala dan peringatan lebih dahulu. Namun sebagai orang awam tentu kita perlu tahu faktor-faktor apa saja yang mungkin bisa menjadi pemicu terjadinya serangan jantung.

Berikut ini beberapa hal yang bisa memicu serangan jantung yang kerap tidak disadari.

1. Kurang tidur
Kurang tidur tidak saja mempengaruhi fisik seseorang tapi juga mental dan psikologis, kurang tidur bisa membuat seseorang menjadi lebih mudah capek dan gampang emosi. Kondisi kurang tidur ini disebut-sebut bisa jadi pemicu serangan jantung mendadak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun