Mohon tunggu...
Christoffel Mintardjo
Christoffel Mintardjo Mohon Tunggu... Lecturer, Author, Consultant, Technopreneur, PhD Student, Startup Founder, Philospher

Jika Anda ingin mengalami keajaiban dalam hidup, maka jadikanlah hidup Anda keajaiban. Motto: Simple - Smart - Superior

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Pilihan

Dari Kecoa, Unicorn, sampai ke Naga: Tingkatan Bisnis Startup

16 September 2020   15:14 Diperbarui: 16 September 2020   15:40 41 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dari Kecoa, Unicorn, sampai ke Naga: Tingkatan Bisnis Startup
Sumber Gambar: https://sumut.antaranews.com/nasional/berita/805434/index.html

Startup Hectocorn (>$100 miliar)

Startup Hecotocorn merupakan startup yang bernilai lebih dari $100 miliar atau 1.470 triliun rupiah. Sampai saat ini hanya startup yang telah mencapai status Startup Hectocorn yaitu Ant Financial atau dikenal sebagai AliPay suatu startup fintech dari Cina yang berafiliasi dengan Ali Baba Group. Saat ini valuasi dari AntFinancial adalah sebesar $150 miliar. 

Startup Blackcat atau Startup Kucing Hitam (Startup Kombinasi Langka dan Peniru)

Startup Blackcat merupakan istilah yang menjadi populer dan menjadi salah satu karakteristik startup-startup yang ada di Asia Tenggara. Startup ini merupakan kombinasi dari situasi langka angsa hitam (black swan) yaitu istilah dalam buku berjudul yang sama dari Nassim Taleb terhadap situasi yang memiliki dampak luar biasa, dengan strategi bisnis peniru (copy cat). 

Model startup ini dimunculkan oleh German Accelerator untuk situasi startup di Asia Tengara. Sebagai contoh industri transportasi di Asia Tenggara muncul startup transportasi ride sharing seperti Uber, Grab, Gojek, Maxim. Startup yang mencul ini merupakan startup yang langka namun menjadi peniru model bisnis dari yang lainnya. Startup yang berhasil adalah perusahaan yang mampu menggali lebih dalam dalam karakteristik, kebutuhan serta keinginan dari konsumen lokal namun tetap fokus pada bisnis secara global. Gojek berhasil menjadi raksasa di Indonesia tumbuh di bawah radar regulator di Indonesia karena mampu memahami pasar sepeda motor roda dua dibandingkan dengan hanya fokus pada pasar menggunakan mobil.

Sumber Gambar: https://www.germanaccelerator.com/blog/black-cats-startup-in-southeast-asia/
Sumber Gambar: https://www.germanaccelerator.com/blog/black-cats-startup-in-southeast-asia/
Startup Dragon atau Startup Naga (Startup Paling Bernilai dan Paling Langka)

Startup Dragon atau Startup naga merupakan nama mitologi untuk binatang seperti ular raksasa yang bisa terbang dan mengeluarkan api. Binatang mitologi ini lebih langka dari Unicorn. Startup yang masuk dalam kriteria ini adalah startup yang telah mengembalikan seluruh pendanaan yang diberikan oleh oleh para investor. Artinya startup ini dalam mengembalikan modal pokok yang ditanamkan ditambah keuntungan yang berkali-kali lipat. 

Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh John Backus and Hemant Bhardwaj yang menurut mereka startup Unicorn adalah untuk penampilan (show) dan startup Dragon adalah untuk keberhasilan (dough). Berdasarkan penelitian mereka selama 10 tahun (2004-2014) dari 62 Unicorn hanya 17 yang menjadi Dragon karena bisa mengembalikan seluruh pendanaan pada investor yaitu para pemodal ventura. Ini mengindikasikan bahwa hanya seperempat dari Unicorn yang mampu menjadi Startup Naga yang mengembalikan investasi mereka kepada para pemodal ventura.

Terdapat beberapa startup terkenal yang pernah mencapai status startup Naga yaitu: WhatsApp, YouTube, Google, LinkedIn, Facebook, Twitter, Tumblr, Zynga). 

Sumber: 

Rhenald Kasali (2007) Disruption. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka

Penulis: Christoffel M. O. Mintardjo (2020)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x