Mohon tunggu...
Inovasi

Perkembangan Teknologi Meningkatkan Pengangguran

24 Maret 2017   13:49 Diperbarui: 29 Maret 2017   13:32 3147 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Inovasi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Jcomp

Tingkat pengangguran semakin meningkat akibat perkembangan teknologi yang semakin canggih. Bahkan saat ini beberapa negara berlomba-lomba untuk menciptakan teknologi canggih untuk mempermudah pekerjaan manusia, sesuatu yang seharusnya bisa dikerjakan oleh manusia kini diambil oleh mesin ataupun robot. Dalam hal ini tingkat pengangguran yang adapun semakin meningkat sehingga kriminalitas juga meningkat. Semua bisa dikatakan baik jika masih dalam keadaan wajar, apa jadinya jika pengangguran semakin meningkat? apakah akan baik bagi kelangsungan hidup manusia. contohnya saja adalah Mesin yang ada di jalan tol yang seharunya di jaga oleh manusia kini digantikan oleh sebuah mesin.  

Contoh lainnya adalah negara Jepang yang saat ini sudah membuat robot pencuci rambut. Robot ini diciptakan oleh ilmuwan di perusahaan Panasonic. Mereka ingin meniru tangan seorang penata rambut manusia. Produk ini  diharapkan dapat membantu manusia sebagai awal meluasnya ‘generasi  perak’ di negara itu.

Kedua lengan robot  ini, pertama memindai kepala pengguna dalam wujud tiga dimensi sebagai  cara mengatur pergerakan, pengukur dan mencatat bentuk. Tindakan ini juga untuk menentukan porsi tekanan pada kepala dalam posisi yang benar.

“Robot ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan para pekerja di rumah sakit  dan fasilitas kesehatan lainnya,” kata juru bicara Panasonic. Robot ini  diperkenalkan pada Pameran Rehabilitasi dan Perawatan Rumah  Internasional ke 37 di Tokyo. Pekerjaan ini sebenarnya dapat dikerjakan oleh manusia tapi kini dikerjakan oleh mesin. 

Bahkan sekarang setiap negara sedang berlomba untuk membuat teknologi yang lebih canggih lagi, Bayangkan saja bagaimana jadinya jika semua pekerjaan yang dapat dikerjakan oleh manusia diambil oleh sebuah robot atau mesin. "mau kerja apa kita nanti?". 

 

24/03/2017

Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan