Mohon tunggu...
Christie Damayanti
Christie Damayanti Mohon Tunggu... Just a survivor

Just a stroke survivor & cancer survivor, architect, 'urban and city planner', author, traveller, motivator, philatelist, also as Jesus's belonging. http://christiesuharto.com http://www.youtube.com/christievalentino http://charity.christiesuharto.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Misteri ‘Gedung Marabunta’ di Kota Tua Semarang

8 Desember 2015   13:52 Diperbarui: 8 Desember 2015   16:56 0 2 2 Mohon Tunggu...

By Christie Damayanti

www.geonation.org

Gedung Marabunta, denan 2 ekor semut merah yang ganas (Marabunta) diatasnya, yang membuat aku sangat penasaran ……

Sebenarnya, aku masih sungguh bingung mengapa seekor semut merah berada di gedung2 tua Kota Lama Semarang. Dua ekor semut merah raksasa (marabunta) menjadi ‘mahkota’ dari sebuah bangunan tua di jalan Cendrawasih No.23 Kota Tua Semarang.

Gedung ini sangat megah, pastinya di jaman itu lebih megah dari jaman sekarang. Berdiri sekitar tahun 1890 di jaman pemerintahan colonial Belanda. Dulu gedung ini digunakan untuk gedung pertunjukkan opera dan cafeteria. Bernama Schouwburg. Jaman itu, keluarga2 Belanda di Semarang menghabiskan akhir pekannya bersama keluaarga atau teman2nya. Mereka senang denan opera sabun, tari Ballet atau hanya sekedar pertunjukan music saja.

Dari referensi yang aku baca, gedung Marabunta ini pernah roboh dan mengalami kerusakan berat karena banjir ‘rob’. Jadi yang ada sekarang ini adalah gedung yang tersisa, walau tetap dipertahankan sebagai bangunan yang asli. Tahun 1956, gedung ini dikelola oleh yayasan Rumpun Diponegoro Kodam IV Semarang, yang dilanjutan menjadi kantor PT Marabunta Semarang.

Keunikan gedung ini adalah ada 2 ekor semut merah yang menjadi ‘mahkota’. Apa yang menjadi dasar ada 2 ekor semut merah?

www.seputarsemarang.com

dan www.bousiesinwmanza.wordpress.com

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6