Mohon tunggu...
Ekonomi

PDI Perjuangan Kenalkan Bibit Padi Lokal Unggulan

15 Desember 2017   15:27 Diperbarui: 15 Desember 2017   15:42 0 1 0 Mohon Tunggu...
PDI Perjuangan Kenalkan Bibit Padi Lokal Unggulan
www.Kabartani.com

Sebagai negara agraris, sektor pertanian di Indonesia harus mendapatan perhatian utama untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berujung pada kemajuan ekonomi kerakyatan. Sebagai partai wong cilik, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan saat menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 3 Pilar Bidang Ekonomi Kerakyatan di Indonesia Convention Exhibiton (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten pada 16-17 Desember 2017 memperkenalkan bibit padi lokal unggulan.

Ketua Panitia, Mindo Sianipar, mengatakan upaya penanaman padi dengan bibit padi lokal unggulan merupakan upaya untuk menggurangi impor pangan. "Kami akan mengenalkan bibit hasil penelitian Surono Danu," katanya dalam jumpa pers di kantor DPP PDI Perjuangan, Kamis (14/12).

Menurut Mindo, hasil produksi dari bibit padi lokal unggulan tersebut melebihi rata-rata produksi nasional. Hasil panen paling jelek saja, mampu menghasilkan delapan ton per hektare. Sementara jika mengikuti anjuran, hasil produksinya akan mencapai lebih dari 10 ton per hektare.

Bibit padi lokal unggulan ini penanamannya akan dilakukan secara serentak pada bulan Januari 2018 mendatang. Mindon mengatakan, nantinya setiap anggota DPR maupu DPRD harus mensukseskan progam ini dengan melakukan penaman di daerah pemilihan masing-masing. "Jika tidak mau menanam maka tidak mencintai partai ini, jadi tidak pantas untik mewakili partai," tegas Mindo.        

Sebagai informasi, Surono merupakan sosok penemua bibit padi lokal tersebut. Surono merupakan petani yang giat dan tekun meneliti beragam jenis bibit padi unggul lokal. Berbekal ketajaman mata dan alat penjepit atau pinset, Surono berhasil menemukan bibit padi unggul lokal.

Hasil penelitian Surono memuaskan, beberapa negara mencoba menawarkan kerja sama dengan Surono Danu, namun dia menolak.

Kini, Surono sedang mengembangkan bibit unggul lainnya untuk tanaman buah dan umbi-umbian. Ia ingin mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia.