Mohon tunggu...
charles dm
charles dm Mohon Tunggu... Suka membaca, menulis, berolahraga, berjejaring dan berbagi kebaikan.

Untuk sesuatu yang tidak dapat dikatakan, aku harus mengatakannya!!

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Mampukah Pemain Muda Indonesia Berjaya di Kejuaraan Asia Beregu Campuran 2017?

13 Februari 2017   17:07 Diperbarui: 13 Februari 2017   17:32 324 8 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mampukah Pemain Muda Indonesia Berjaya di Kejuaraan Asia Beregu Campuran 2017?
Rombongan tim Indonesia saat tiba di Vietnam/badmintonindonesia.org

Setelah Thailand Masters yang baru saja berakhir Minggu, (12/2) kemarin, perhatian para pemain Indonesia kini beralih ke Vietnam. Bertempat di Nguyen Du Cultural Sport Club, Ho Chi Minh akan dihelat Asia Mixed Team Championships (AMTC), 14-19 Februari nanti. Ini merupakan kejuaraan beregu campuran yang baru pertama kali digelar. Sebelumnya ada kejuaraan beregu putra dan putri tingkat Asia yang mulai digelar sejak 2007 bernama Badminton Asia Championships (BAC).

BAC dihelat tiap dua tahun sekali di tahun genap mengambil format Piala Thomas dan Piala Uber. Pada edisi terakhir di Hyderabad, India, tim putra Indonesia keluar sebagai juara. Sementara AMTC mengisi tahun genap, di tahun yang sama seperti Piala Sudirman. Format pertandingan pun sama di setia partai yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Bisa jadi AMTC menjadi ajang pemanasan sebelum Piala Sudirman yang tahun ini dihelat di Australia, 21-28 Mei nanti.

Meski menjadi ajang pemanasan sebelum tampil di turnamen yang mengambil nama bapak  bulu tangkis Dick Sudirman, Indonesia tidak mengirim kekuatan penuh ke Vietnam. Dari 16 pemain yang dikirim semuanya adalah pelapis. Tidak ada nama-nama pemain senior seperti Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Mohammad Ahsan, Greysia Polii, juga ganda putra terbaik saat ini Marcus Fernaldi Gideon dan Kecin Sanjaya Sukamuljo. Begitu juga tiga pemain yang baru saja tampil di Thailand Masters, Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa dan Anthony Sinisuka Ginting.

Owi, sapaan Tontowi sebenarnya dijadwalkan mendampingi para juniornya di Vietnam. Sayangnya saat ini tandem Liliyana Natsir itu sedang dalam masa pemulihan setelah didiagnosis typhus. Seturut anjuran dokter PBSI, dr. Michael Triangto, Owi lebih baik bersiap diri untuk All England pada Maret mendatang.

Sebagai gantinya Muhammad Bayu Pangisthu dan Firman Abdul Kholik mengisi pos tunggal putra. Angga Pratama, Ricky Karanda Suwardi, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira,  dan Ade Yusuf di ganda putra.

Di sektor putri Hanna Ramadini dabn Gregoria Mariska akan tampil di nomor tunggal. Sedangkan nomor ganda akan diperkuat Anggia Shitta Awanda, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Tiara Rosalia Nuraidah, dan Rizki Amelia Pradipta.

Ni Ketut yang mengalami masalah saat tampil di Thailand tetap diikutsertakan ke Vietnam. Kabarnya komposisi pemain tidak bisa diubah lagi. Seperti Ni Ketut, Alfian Eko Prasetya yang mengalami cedera engkel kiri di ajang yang sama pun terbang ke Vietnam.

Alfian kemungkinan akan digantikan Edi Subaktiar yang pernah berpasangan dengan Gloria Emanuelle Widjaja yang saat ini bertandem dengan Tontowi Ahmad. Selain itu ada Annisa Saufika di daftar pemain.

PBSI tentu memiliki alasan tersendiri menurunkan para pemain pelapis di ajang perdana yang diikuti 13 negara ini. Kepada badmintonindonesia.org, Lius Pongoh, manajer tim Indonesia di turnamen ini mengaku sengaja memberi kesempatan dan jam terbang internasional kepada para pemain muda.

Para pemain Indonesia berlatih jelang tampil di Asia Mixed Team Championships 2017/badmintonindonesia.org
Para pemain Indonesia berlatih jelang tampil di Asia Mixed Team Championships 2017/badmintonindonesia.org
Peluang

Dari komposisi dan hasil undian pemain yang ada, mantan pebulu tangkis era 1980-an yang kini menjabat sebagai Kasubid Pelatnas PP PBSI ini yakin Indonesia mampu menjadi juara grup, bahkan bisa lolos ke semi final.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x