yos mo
yos mo webpreneur

Lifestyle Sport Blogger Indonesia. _ _ _ hanya lelaki biasa penyuka olahraga yang gemar membaca dan bercerita lewat rangkaian kata. Hobby mendengarkan musik, bernyanyi, menari, berkomunitas, memaksimalkan potensi media sosial, menonton film, mengolah kurasi data-data. - - - - - - - - - Senang baca buku/majalah/tabloid/koran sejak Sekolah Dasar, mulai aktif menggunakan media sosial sejak tahun 2007, gemar membaca media online sejak 2008, mulai aktif menulis online diary sejak tahun 2010, mulai minat membaca Kompasiana sejak tahun 2011, mulai' berani' aktif menulis di Kompasiana sejak pertengahan tahun 2015.

Selanjutnya

Tutup

Olahraga highlight headline

Ketika JJC Menumbangkan para Superman dan Wonder Woman Lapangan Badminton

15 Juni 2017   07:32 Diperbarui: 15 Juni 2017   20:33 555 1 0
Ketika JJC Menumbangkan para Superman dan Wonder Woman Lapangan Badminton
gaya rambut berwarna mengkilap tak bisa bantu Kevin Sukamuljo dan Marcus Gideon menang di JCC/ foto: djarumbadminton.com

Berpindahnya tempat penyelenggaraan turnamen badminton Indonesia Open dari Istora Senayan ke Jakarta Convention Center (JCC), berdampak memakan banyak korban dari kalangan pemain top berlabel 'Superman' dan 'Wonder Woman'. Dalam tiga hari awal penyelenggaraan Indonesia Open 2017, sudah banyak unggulan dari lima nomor bertumbangan dalam debut mereka di JCC.

Pemain berlabel Superman pertama yang tumbang di babak pertama Indonesia Open 2017 adalah ganda putra andalan tuan rumah, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Duet yang akrab dijuluki Minions tersebut sekarang berstatus sebagai ganda putra nomor satu dunia, beberapa bulan lalu perkasa menjuarai tiga turnamen berturut-turut di All England India Open dan Malaysia Open.

Apa daya, gaya rambut berwarna mengkilap yang sengaja digunakan oleh duet Minions dalam upaya menarik perhatian penggemar, tak mampu menolong untuk mengalahkan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dalam debut mereka di lapangan JCC.

Pemain Superman berikutnya yang tumbang di pertandingan perdana Indonesia Open 2017 adalah pemain gaek asal Tiongkok, Lin Dan.

LIn Dan kembali tak mampu taklukkan Indonesia Open/ foto: bbc.com
LIn Dan kembali tak mampu taklukkan Indonesia Open/ foto: bbc.com
Walau sudah bergelimang gelar juara di turnamen-turnamen bergengsi, pernah beberapa kali jadi juara dunia, pernah dua kali meraih medali emas Olimpiade, hingga saat ini Lin Dan belum berhasil menaklukkan Indonesia Open. Lin Dan, di luar dugaan, takluk dua gim langsung menghadapi pemain Taiwan, Wang Tzu Wei.

Viktor Axelsen pemain putra top lainnya yang tak berdaya di JCC. Axelsen yang dua bulan silam memenangkan gelar India Open, keok di babak pertama Indonesia Open 2017, kalah menghadapi rekan senegaranya Emil Holst.

Berry Angriawan/Hardianto perkasa sudah menjuarai dua turnamen Grand Prix Gold sepanang tahun 2017. Tetapi, Berry Angriawan dan Hardianto di babak perdana Indonesia Open 2017 tak kuasa menghadang kehebatan duet Superman lainnya asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Pasangan Boe/Mogensen memang sedang dalam performa puncak, tahun ini sudah memenangkan gelar Kejuaraan Eropa, turnamen Singapore Open Super Series dan Syed Modi GPG.

Wonder Woman badminton yang pertama tumbang di JCC adalah pemain Thailand unggulan 8 Ratchanok Intanon. Pemain putri terbaik Thailand yang pernah menjadi juara dunia ini, sudah dua tahun beruntun kandas di babak pertama Indonesia Open.

Setahun silam Ratchanok menjelma jadi Wonder Woman, setelah dengan perkasa menjuarai tiga turnamen Super Series/Super Series Premier beruntun di India Open, Malaysia Open dan Singapore Open.

Dalam turnamen berikutnya di Indonesia Open, banyak pihak menjagokan Ratchanok Intanon menadi pemenang karena saat itu berstatus sebagai juara bertahan. Namun. Ratchanok langsung kandas di babak pertama Indonesia Open 2016, kalah lawan Sun Yu.

Ratchanok Intanon kandas di babak 1 Indonesia Open 2017/ foto: kompas.com
Ratchanok Intanon kandas di babak 1 Indonesia Open 2017/ foto: kompas.com
Di Indonesia Open tahun ini, Ratchanok langsung keok dalam debut tampil di JCC. Ratchanok Intanon menyerah dalam duel big match melawan Saina Nehwal yang merupakan pemegang tiga gelar juara Indonesia Open.

Wonder Woman berikutnya yang tersingkir dalam debut di lapangan Jakarta Convention Center adalah Carolina Marin, pemegang dua gelar juara dunia, peraih emas Olimpiade yang juga baru memenangkan gelar juara Eropa untuk ketiga kali beruntun.

Carolina Marin sudah tampil dalam lima pertandingan final sepanjang tahun 2017. Tetapi, Marin tak berdaya di Indonesia Open 2017, langsung keok di pertandingan perdana melawan Chen Xiaoxin.

Carolina Marin pulang cepat dari Indonesia Open 2017/ foto: djarumbadminton.com
Carolina Marin pulang cepat dari Indonesia Open 2017/ foto: djarumbadminton.com
Pemain berlabel Wonder Woman berikutnya yang mengalami sial dalam debut di Jakarta Convention Center adalah duet Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi.

Ganda putri asal Jepang tersebut berstatus sebagai juara bertahan Indonesia Open, peraih medali emas Olimpiade yang juga baru-baru ini memenangkan gelar Kejuaraan Asia. Misaki/Ayaka kalah telak 7-21 20-22 dalam duel melawan Huang Yaqiong/Yu Xiaohan di babak pertama Indonesia Open 2017.

Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi gagal pertahankan gelar juara Indonesia Open/ foto: bwfbadminton.com
Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi gagal pertahankan gelar juara Indonesia Open/ foto: bwfbadminton.com
Dari sektor ganda campuran, duet para Superman dan Wonder Woman juga tak berdaya di JCC. Pasangan asal Thailand, Puavaranukroh Dechapol/Sapsiree Taerattanachai, sedang 'naik daun' hingga paruh tahun ini dengan membuat prestasi 4 kali lolos final turnamen yang mereka ikuti. Tetapi Dechapol/Sapsiree tak mampu berbuat banyak dalam penampilan debut di JCC, kalah melawan Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai.

Nasib lebih sial dialami oleh ganda campuran ranking 3 dunia asal Tiongkok, Zhang Nan/Li Yinhui yang sebelumnya sudah memenangkan dua turnamen sepanjang tahun ini. Li Yinhui mengalami cedera sebelum tanding melawan wakil tuan rumah Fachryza Abimanyu/Bunga Fitriani Romadhini. Alhasil Zhang Nan/Li Yinhui tersingkir, gagal melakukan debut di JCC.

Sepanjang hari Kamis ini (15/6) bakal digelar puluhan pertandingan babak kedua Indonesia Open 2017. Kesialan menimpa ganda campuran ranking 2 dunia Lu Kai/Huang Yaqiong yang harus mundur. Lu Kai/Huang Yaqiong sepanjang tahun ini tampil impresif dengan menembus 6 final turnamen, tetapi kiprah mereka harus berhenti di babak awal Indonesia Open karena Lu Kai mengalami cedera.

Di babak kedua Indonesia Open 2017 tersisa 16 wakil tuan rumah. Berikut jadwal pertandingan pemain Indonesia di babak kedua turnamen ini yang akan berlangsung mulai siang hingga malam hari nanti.

TUNGGAL PUTRA

  • Jonatan Christie vs (8) Chen Long (China)

TUNGGAL PUTRI

  • Fitriani vs (5) Sung Ji Hyun (Korea Selatan)
  • Gregoria Mariska Tunjung vs (1) Tai Tzu Ying (Chinese Taipei)

GANDA PUTRA

  • (8) Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi vs Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
  • Markis Kido/Hendra Aprida Gunawan vs Kedren Kittinupong/Puavaranukroh Dechapol (Thailand)
  • Hendra Setiawan/Tan Boon Heong (Indonesia/Malaysia) vs Li Junhui/Liu Yuchen (China)

GANDA PUTRI

  • Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari vs (6) Luo Ying/Luo Yu (China)
  • Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istirani vs (4) Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan (Korea Selatan)
  • Dian Fitriani/Nadya Melati vs (5) Chen Qingchen/Jia Yifan (China)
  • Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs (3) Chang Ye Na/Lee So Hee (Korea Selatan)

GANDA CAMPURAN

  • (6) Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir vs Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia
  • Alfian Eko Prasetya/Annisa vs (5) Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris)
  • Irfan Fadhilah/Weni Anggraini vs Mathias Christiansen/Sara Thygesen (Denmark)
  • Fachryza Abimanyu/Bunga Fitriani Romadhini vs Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia)


ARTIKEL TERKAIT INDONESIA OPEN 2017