Mohon tunggu...
Yos Mo
Yos Mo Mohon Tunggu... Penulis - Digitalpreneur

Pencinta musik dan olahraga yang sudah 11 tahun memiliki akun Kompasiana.

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Gambia, Kekuatan Baru Sepak Bola Afrika yang Peringkatnya Pernah Lebih Rendah dari Indonesia

24 Januari 2022   19:01 Diperbarui: 25 Januari 2022   04:29 4376 13 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Pemain Gambia merayakan keberhasilan lolos ke babak 16 besar AFCON 2021/foto: BBC.com/getty images

Timnas sepak bola Gambia tampil memukau dalam debut di Piala Afrika

Gambia sukses menjadi runner-up Grup F AFCON 2021 dengan hasil dua kali menang dan sekali seri. Gambia akan menghadapi Guinea di babak 16 besar.

Gambia yang kini jadi kekuatan baru sepak bola Afrika, pernah berperingkat lebih rendah dari Indonesia. 

Dalam ranking FIFA per 3 Maret 2017, Gambia menempati peringkat 179, sedangkan timnas Indonesia di saat bersamaan menempati urutan 167.

Kiprah Timnas Gambia Mirip Indonesia

Gambia negara terkecil di daratan Afrika, persepak bolaannya punya kisah yang hampir sama dengan timnas Indonesia. 

Masyarakat Indonesia sudah lama merindukan timnas Indonesia juara di kompetisi terbesar kawasan Asia Tenggara, Piala AFF. Timnas Indonesia pencapaian terbaiknya sebatas 6 kali runner-up Piala AFF.

Baca Juga 

6 Negara Kandidat Kuat Juara Piala Afrika

Timnas Gambia juga berulang kali kalah di final turnamen terbesar kawasan Afrika Barat, Amilcar Cablar Cup. 

Prestasi terbaik Gambia sebatas 3 kali runner up Amilcar Cablar Cup tahun 1980, 1985 dan 2001.

Timnas Senegal yang kini jadi kekuatan utama sepak bola benua Afrika adalah pendulang gelar juara terbanyak di Amilcar Cablar Cup yang levelnya setara Piala AFF.

Indonesia pernah dihukum FIFA tak boleh mengikuti kompetisi sepak bola internasional di tahun 2015 dan 2016, karena pemerintah ikut campur dalam kisruh kepengurusan PSSI. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan