yos mo
yos mo webpreneur

Lifestyle Sport Blogger Indonesia. _ _ _ hanya lelaki biasa penyuka olahraga yang gemar membaca dan bercerita lewat rangkaian kata. Hobby mendengarkan musik, bernyanyi, menari, berkomunitas, memaksimalkan potensi media sosial, menonton film, mengolah kurasi data-data. - - - - - - - - - Senang baca buku/majalah/tabloid/koran sejak Sekolah Dasar, mulai aktif menggunakan media sosial sejak tahun 2007, gemar membaca media online sejak 2008, mulai aktif menulis online diary sejak tahun 2010, mulai minat membaca Kompasiana sejak tahun 2011, mulai' berani' aktif menulis di Kompasiana sejak pertengahan tahun 2015.

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Artikel Utama

Greysia Polii-Apriyani Rahayu Patahkan Dominasi Ganda Putri Tiongkok

3 Agustus 2018   15:28 Diperbarui: 4 Agustus 2018   01:08 195 5 2
Greysia Polii-Apriyani Rahayu Patahkan Dominasi Ganda Putri Tiongkok
Apriyani Rahayu dan Greysia Polii patahkan dominasi ganda putri Tiongkok/ foto: bwfbadminton.com

Dalam 23 penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis dari tahun 1977 hingga 2017, sudah 20 titel juara dunia direbut oleh ganda putri Tiongkok. Ganda putri Tiongkok digdaya, secara beruntun meraih gelar juara dunia sejak tahun 1997 hingga 2017.

Belum ada ganda putri Indonesia yang menjadi juara. Prestasi terbaik ganda putri Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis adalah saat Verawaty Wiharjo Fadrin/Imelda Wiguno menjadi runner-up tahun 1980, serta saat Finarsih/Lili Tampi jadi runner-up tahun 1995.

Kedigdayaan ganda putri Tiongkok akhirnya terpatahkan oleh di Kejuaraan Dunia tahun ini oleh pemain ganda putri terbaik Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang tampil luar biasa di perempat final. Mereka mampu mengatasi perlawanan pemain tuan rumah China, Chen Qingchen/Jia Yifan.

QIngchen/Yifan merupakan ganda putri ranking 1 dunia saat ini dan juga juara dunia 2017. Chen Qingchen/Jia Yifan juga satu-satunya ganda putri Tiongkok yang tersisa di babak perempat final. 

Greysia dan Apriyani tampil pede di tengah dukungan besar suporter tuan rumah kepada Chen Qingchen/Jia Yifan. Comeback gemilang dilakukan oleh Grey-Apri di game pertama. Grey-Apri sempat tertinggal jauh 9-15. Qingchen/Yifan terus unggul jauh hingga posisi skor 19-16. Secara luar biasa Greysia/Apriyani mampu meraih tiga poin berturut-turut, hingga akhirnya memenangkan game pertama dengan skor 23-21.

Rally-rally panjang yang menguras stamina ditampilkan oleh kedua pasangan di game kedua. Chen Qingchen/Jia Yifan sempat unggul 12-7. Namun, lagi-lagi Greysia Polii/Apriyani Rahayu mampu mengejar ketertinggalan hingga skor seimbang 12-12. Lantas kedua pasangan silih berganti meraih poin.

Greysia/Apriyani sempat mendapat hukuman fault misterius oleh wasit yang menguntungkan Qingchen/Yifan, dan membuat ganda putri Tiongkok tersebut unggul 20-18. 

Walau mendapat hukuman yang tidak menguntungkan, mental Greysia/Apriyani tidak goyah. Malahan mereka mampu melakukan comeback lagi, dan memenangkan game kedua dengan skor 23-21. Greysia Polii dan Apriyani Rahayu membungkam keriuhan suporter tuan rumah Tiongkok yang memadati Nanjing Olympic Sports Centre.

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu di babak semifinal dijadwalkan berhadapan dengan ganda putri Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Ini menjadi pertemuan perdana bagi kedua pasangan. Kans menang cukup besar buat Apriyani dan Greysia. 

Sepanjang tahun 2018, Greysia/Apriyani telah menjuarai turnamen Thailand Open dan India Open. Sedangkan prestasi terbaik Matsumoto/Nagahara sepanjang tahun 2018 adalah menjadi runner-up All England Open.

Indonesia juga berpeluang menambah dua ganda putri lagi di semifinal. Pada sore nanti Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta bakal main menghadapi ganda putri Jepang, Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto.

Ganda putri Indonesia lainnya, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istirani juga bakal menghadapi ganda putri Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. 

VIDEO KEMENANGAN GREYSIA POLII-APRIYANI RAHAYU di PEREMPAT FINAL KEJUARAAN DUNIA