Mohon tunggu...
Bung Sidrin
Bung Sidrin Mohon Tunggu... Untirta

Seorang petani ilmu

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Peran Pelajar Dalam Lingkup Masyarakat

11 Juni 2019   20:02 Diperbarui: 11 Juni 2019   21:22 0 0 0 Mohon Tunggu...

            Pelajar adalah sebutan kepada orang yang sedang menjalani proses pendidikan dan pembelajaran. Dalam interaksi sosial, pelajar merupakan lapisan yang istimewa. Hal ini dikarenakan fungsi startegis pelajar yaitu penyampai kebenaran, agen perubahan dan sebagai generasi penerus masa depan. Pelajar merupakan kalangan terdidik yang menjadi tumpuan serta harapan masyarakat dimasa yang akan datang. Namun, meskipun demikian pelajar tidak boleh sedikitpun merasa ekslusif apalagi memiliki jarak dengan lapisan masyarakat. Pelajar harus bisa menyentuh lapisan masyarakat yang paling bawah, sebagai bentuk tanggungjawabnya atas segala pengetahuan dan ilmu yang dimilikinya. Dalam hal ini, pelajar bertanggung jawab untuk memanifestasikan pengetahuannya terhadap segala permasalahan yang terjadi di masyarakat.

            Proses pembelajaran dan pendidikan yang diterima oleh pelajar akan menghasilkan kemajuan berfikir. Keseriusan dalam menggali keilmuan serta keikhlasan dalam mengaplikasikannya di masyarakat merupakan dua hal utama yang harus dilakukan oleh pelajar. Dari sinilah peran pelajar terhadap masyarakat dapat dilakukan. Sebagai lapisan yang terdidik, pelajar seharusnya memberikan dampak baik terhadap masyarakat berupa perubahan disegala lini kehidupan. Perubahan yang dilakukan dapat meliputi kemajuan ekonomi, politik, sosial dan budaya, spiritual, kesehatan dan yang paling penting adalah kemajuan pendidikan.

            Pelajar yang telah selesai masa pendidikannya memegang fungsi untuk menjadi penerus roda kehidupan bangsa. Pelajar tidak boleh lari dari realitas sebagai pemegang kontrol moral dan kontrol sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Semakin tinggi keilmuan seorang pelajar, semakin besar tanggung jawabnya di masyarakat. Tanggung jawab tersebut meliputi kemampuan untuk memperbaiki kebobrokan moral dan akhlak masyarakat, mendorong masyarakat untuk memiliki pola berfikir yang lebih maju, serta meninggalkan cara-cara lama yang dapat menghambat kemajuan nalar dan cara berfikir ilmiah. Dalam konteks yang lebih besar, para pelajar bertanggung jawab di masa depan untuk menjaga eksistensi bangsa, meningkatkan kemajuan peradaban, membawa bangsa dan negaranya bersaing di kancah internasional tanpa melupakan nilai-nilai budaya, moril dan spiritual.

            Dalam usaha untuk mewujudkan peran-peran besar tersebut, setiap pelajar dituntut untuk memiliki kesadaran akan pentingnya ilmu pengetahuan sebagai cahaya perubahan. Semangat untuk menjiwai secara sungguh-sungguh segala proses pembelajaran harus ditanamkan dalam diri setiap pelajar. Selanjutnya, dengan berbekal keilmuan, pelajar harus jeli melihat gejala sosial yang ada dan menempatkan analisa-analisa nya secara akurat terhadap pokok utama permasalahan masyarakat, sehingga dapat menghasilkan suatu inovasi gagasan yang menjawab persoalan masyarakat. Kesimpulannya, setiap pelajar harus bisa mengaktualisasikan diri dan pengetahuannya sebagai bentuk penghibahan diri kepada ibu kandungnya, yaitu masyarakat. “Pelajar yang tidak mampu membawa perubahan adalah pelajar yang menghianati ilmu pengetahuan”.