Mohon tunggu...
Budi Susilo
Budi Susilo Mohon Tunggu... Man on the street.

Warga negara biasa, yang rela membayar pajak meski tidak rela jika akumulasi pajak dicolong.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Artikel Utama

Rugi di Event Pertama adalah Investasi, Bukan Uang Tenggelam

2 Maret 2021   08:08 Diperbarui: 2 Maret 2021   21:31 419 63 21 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Rugi di Event Pertama adalah Investasi, Bukan Uang Tenggelam
Ilustrasi | Gambar oleh Larry White dari Pixabay

Sekian tahun lalu, seorang kawan pemborong mengeluh, event "Air Softgun Battle" yang baru pertama kali diadakannya mengalami kerugian. Harapan semula, komersialisasi kegiatan menghasilkan laba, sebagaimana halnya usaha di bidang konstruksi.

Belasan tahun sebelumnya, seorang sahabat yang kawakan di industri penyelenggaraan kegiatan menyatakan, kerugian di event perdana merupakan investasi. Hasilnya akan dipetik pada tahun-tahun berikut.

Bagaimana sebetulnya duduk perkara dua pernyataan berlawanan itu?

Baru-baru ini, di linimasa Facebook seorang sahabat lama, Harry Santoso (Koko) menggunggah status:

"Wawan Juanda adalah sahabat musik Bandung, namanya sejajar dengan Ndol Geafarry, Peter FG, Log Zelebour, Sofyan Ali, Adri Subono, Rinny Noor (alm), Denny S. (Alm), Peter Basuki."

Ah, ternyata dunia sempit, baru tahu kalau ternyata dua sahabat lama saya itu saling bersahabat.

Koko adalah teman kantor zaman baheula, yang bertanggungjawab terhadap urusan logistik dan teknik pada event "Peringatan HUT ke-50 Indonesia Emas, Program Pesta Rakyat" tahun 1995 di lapangan parkir timur Senayan (kini bernama Gelora Bung Karno).

Ia juga merancang layar air raksasa sebagai bidang tembak pertunjukan sinar laser di eks sirkuit Ancol dalam rangka ulang tahun SCTV pada tahun 1995.

Gambar Wawan Juanda alm. (kiri) dan Harry Santoso (kanan) diunduh dari laman Harry
Gambar Wawan Juanda alm. (kiri) dan Harry Santoso (kanan) diunduh dari laman Harry
Sekitar tahun 1999, pria bersahaja itu mendirikan Deteksi Production, dengan event pertamanya, yaitu: Tour Musik 21 kota Dewa 19.

Selanjutnya, perusahaan Event Organizer (EO) itu memproduksi berbagai pertunjukan musik dan hiburan, baik artis lokal maupun asing. Salah satu yang saya ingat adalah kegiatan Soundrenaline.

Wawan Juanda yang berasal dari Bandung, Jawa Barat, adalah senior sekaligus mentor saya, yang mengajarkan tentang banyak hal, termasuk dunia pertunjukan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN